Ismail: Pamekasan Kotor, Masyarakat Butuh Perda Kebersihan

Terbit: 20 September 2014 | 18:09 WIB

Pamekasan (MaduraExpose.com)- Kotornya sejumlah tempat umum dan sungai di beberapa kawasan umum di Pamekasan mendapat sorotan dari banyak kalangan termasuk dari DPRD setempat.

Ismail.SHi, Politisi Demokrat yang sekarang menjabat sebagai anggota DPRD Pamekasan periode 2014-2019 menyayangkan fenomena tersebut dan meminta pihak Pemkab beserta masyarakat untuk sadar terhadap kebersihan dan keamanan Lingkungan.

Tak Hanya itu, mail sapaan akrabnya mengatakan, sampai kapanpun sungai yang ada di Pamekasan akan tetap berbahaya untuk masyarakat, selama masyarakat tetap membuang sampah sembarangan.

“Dinas terkait juga harus rutin mengeruk tumpukan sampah yang ada dialiran sungai. Agar, sungai tidak mengakibatkan banjir”. Ujar Ismail, anggota DPRD Pamekasan, Minggu (21/9/2014).

Alumnus STAIN ini juga meminta pihak terkait di Pemkab Pamekasan agar lebih memperhatikan kebersihan lingkungan termasuk perbaikan sekala berkala demi mengantisipasi hal-hal yang merusak lingkungan hidup yang bisa mengancam keseatan warga.

“Dinas terkait di Pemkab Pamekasan harus lebih pro aktif. Misalnya melakukan pembuatan pagar beton untuk menangkal air tidak meluap saat turun hujan deras seperti yang terjadi sebelumnya berdampak pada lumpuh aktivitas warga”, tandasnya.

Politisi asal Desa Tlanakan ini juga berharap kesadaran masyarakat lebih ditingkatkan mengenai dampak yang ditimbulkan dari kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan.

“Yang tak kalah pentingnya adalah perlunya dibuatkan Perda tentang kebersihan agar ada sanksi tegas atas setiap pelanggaran”, pungkas Ismail kepada MaduraExpose.com.

(Add/Fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *