
MADURAEXPOSE.COM–Ernalia, istri dari aktivis senior Sri Bintang Pamungkas, mengaku sempat merasa ditipu saat suaminya dibawa sejumlah polisi dari rumahnya di kompleks Bukit Permai, Cibubur, Jakarta Timur, Jumat pagi, 2 Desember 2016. Petugas menyampaikan Sri Bintang akan dibawa dan diperiksa di Polda Metro Jaya.
“Katanya dibawa ke komdak (Polda), ternyata mereka menipu saya. Suami saya ternyata di bawa ke Markas Brimob,” katanya saat ditemui di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Jumat, 2 Desember 2016.
Kabar bahwa suami diperiksa di Mako Brimob, diketahui Ernalia dari pesan singkat yang dikirim sang suami pada dirinya pada pukul 06.55 WIB.
“Di situ ditulis, Ayah dibawa ke Brimob. Setelah itu HP-nya mati, enggak bisa dihubungi,” katanya.
Ernalia menegaskan, dirinya tidak akan mundur atas kasus yang menjerat suaminya. Apalagi atas tuduhan melakukan makar.
“Saya melihatnya ini adu kekuatan saja antara Jokowi-Ahok dengan rakyat. Ya kita lihat saja,” katanya
Ditambahkan Ernalia, apa yang dituduhkan (Makar) pada suami tidaklah benar. Sri Bintang Pamungkas hanya meminta agar Undang-undang Dasar 45 yang asli berfungsi kembali.
“Kemudian minta sidang istimewa ke MPR untuk mencabut amanat rakyat pada Jokowi dan JK karena terlalu banyak memasukan orang asing. Dia mau masukin tenaga asing dari Cina,” katanya.
Dia menegaskan akan terus melakukan perlawanan hukum. Bahkan anak dan dirinya mendukung untuk terus maju. “Prosesnya kita jalani, kita lawan. Maju terus ayah.”
Terkait degan tudingan makar ini, polisi telah menangkap sejumlah aktivis dan mantan pejabat TNI. Sepuluh orang yang ditangkap adalah Ahmad Dhani, Eko, Brigadir Jenderal (Purn) TNI Adityawarman Thaha, Mayjen (Purn) TNI Kivlan Zein, Firza Huzein, Racmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Sri Bintang Pamungkas, Jamran dan Rizal Kobar.
Mereka dituduhkan pasal makar dan sampai saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mako Brimob. Sejumlah tim kuasa hukum sudah berdatangan, salah satunya Yusril Ihza Mahendra dan Advokat Cinta Tanah Air (ACTA).
(ren/viva)



![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
