Akun Buzzer Fitnah Aktivis Islam Dengan Menebar Stigmatisasi Radikalis

Terbit: 22 November 2016 | 02:44 WIB

MADURAEXPOSE.COM– Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak mengkritik akun-akun buzzer yang membuat stigma khusus terhadap mereka yang kritik Presiden Jokowi dan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama.

“Akun-akun buzzer ramai buat stigma terhdap mereka yang kritik Presiden Jokowi dan Ahok. Radikalislah, antitoleransi lah, mirip FPI lah,” ujarnya lewat kicauan di Twitter, Senin (21/11).

Akun-akun buzzer, kata ia, tak paham faktanya. Pokoknya yang berani senggol Ahok dan Presiden Jokowi sikat dengan stigma radikalis atau anti-Pancasila.

Ia menilai, stigmatisasi radikalis Islam, bigot, anti-Pancasila, anti-Kebhinekaan rajin ditebar untuk merobohkan mereka yang dianggap kritis.

“Hal yang mengerikan ketika kami peduli datang dan membantu korban serangan bom molotov misal kalimat buzzer yang keluar, sok peduli,” ujar Dahnil.

Bahkan,mendorong misi kemanusiaan untuk Rohingya dengan menekan pemerintah Myanmar saja melalui Presiden jokowi, bisa mereka cap bigot, radikalis, dan lain-lain.

Republika:
Dahnil: Akun Buzzer Buat Stigma, Kritik Jokowi-Ahok Disebut Radikalis

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *