
MADURAEXPOSE.COM, SURABAYA– Pihak Dahlan Iskan keberatan dengan penahanan yang dilakukan oleh penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur. Sebab, mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara itu harus berobat rutin ke luar negeri setelah melakukan transplantasi hati, beberapa tahun lalu.
Dahlan ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pelepasan aset negara yang dikelola PT Panca Wira Usaha (PWU), Badan Usaha Milik Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penetapannya sebagai tersangka diteken Kepala Kejati Jawa Timur Maruli Hutagalung, Kamis sore, 27 Oktober 2016. Dahlan langsung ditahan di Rutan Medaeng.
Pieter Talaway, penasihat hukum Dahlan Iskan, mengatakan penetapan dan penahanan kliennya sangat terburu-buru. Dia menuding Kejaksaan seakan tidak memberikan waktu luas kepada Dahlan untuk memperoleh pendampingan hukum.
“Beliau diperiksa sebagai saksi, kenapa tiba-tiba jadi tersangka dan ditahan,” kata Pieter dihubungi VIVA.co.id, Kamis malam, 27 Oktober 2016. Dia mempertimbangkan untuk mengajukan permohonan praperadilan atas penetapan tersangka kliennya ke Pengadilan Negeri Surabaya.
Pieter juga keberatan dengan keputusan Kejaksaan menahan Dahlan. Sebab, sejak melakukan tranplantasi hati beberapa tahun lalu, mantan Direktur Utama PT PLN itu harus memeriksakan kesehatan secara rutin di luar negeri.
Biasanya, lanjut Pieter, Dahlan memeriksakan kesehatan sebulan sekali, di Amerika Serikat atau di China. Menurutnya, di Indonesia sangat sulit menemukan rumah sakit yang menyediakan fasilitas penanganan penyakit kliennya. “Seharusnya Kejaksaan tidak melakukan penahanan,” ujarnya.
Atas alasan itu, Ketua Dewan Kehormatan Perhimpunan Advokat Indonesia cabang Surabaya itu berencana untuk mengajukan permohonan penangguhan penahanan untuk Dahlan. “Kami akan mengupayakan itu,” kata Pieter.
Terkait materi perkara, Pieter menilai bahwa secara materiil tidak ada pelanggaran pidana yang dilakukan oleh Dahlan pada penjualan aset PWU tahun 2003, seperti dinilai jaksa terjadi penyelewengan. “Itu restrukturisasi aset. Aset yang tidak berharga dijual, dibelikan aset lain untuk pengembangan perusahaan. Tidak ada kerugian negara,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Seksi Penyidikan Pidana Khusus Kejati Jawa Timur Dandeni Herdiana mengatakan, tiga alat bukti dikantongi pada penetapan Dahlan Iskan sebagai tersangka. “Alat buktinya ala lebih jelasnya nanti di persidangan,” katanya.
Dahlan ditetapkan sebagai tersangka karena dugaan pelanggaran penjualan aset PWU di Kediri dan Tulungagung pada 2003. Waktu itu, dia menjabat Direktur Utama PT PWU dua periode, dari tahun 2000 sampai 2010. Sebelum Dahlan, penyidik sudah menetapkan mantan Kepala Biro Aset PWU, Wishnu Wardhana sebagai tersangka. Keduanya kini ditahan di Rutan Medaeng.
[VIVA]



![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)