Pemkab Terancam Kehilangan Tanah Pecaton

Terbit: 4 Oktober 2016 | 15:38 WIB

MADURA EXPOSE– Keberadaan ratusan ribu hektar tanah kas desa atau tanah pecaton yang ada di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, hingga saat ini belum terdata dengan rapi.

Sehingga, tanah aset milik Pemerintah Daerah tersebut, terancam dijadikan bancakan para oknum, termasuk kepala desa untuk kepentingan pribadi. Sementara pemerintah daerah selaku pemilik tanah tersebut, terancam kehilangan asetnya.

“Tanah kas desa memang belum terdata secara kongkrit di Pemkab Sumenep, termasuk dibagian aset,” kata Kabag Pemerintahan Desa (Pemdes) Pemkab Sumenep, Ali Dafir.

Ia menuturkan, selama ini sudah sering mencari data kas desa tersebut, bahkan sempat datang ke BPMP KB untuk mempertanyakan data kas desa itu, namun tidak ada.

“Sejauh ini memang belum diketahui data tanah kas desa itu ada di mana. Kami belum mengetahui secara komprehensif, padahal data itu sangat penting untuk menginventarisir aset pemkab,” ujarnya.

Hingga sekarang, lanjutnya, dari ratusan desa yang ada di Sumenep, baru sekitar 800 bidang tanah kas desa yang memiliki sertifikat, padahal tanah kas desa itu sangat banyak.

“Kalau tanah kas desa ini tidak ditertibkan, tidak menutup kemungkinan tanah itu bisa dihilangkan,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, ke depan perlu adanya pembuatan sertifikat tanah kas desa secara serentak yang dilakukan oleh masing-masing desa sehingga aset desa itu benar-benar terselamatkan.

“Kita akan upayakan semua tanah kas desa disertifikat agar lebih baik dalam pendataannya,” ungkapnya.

(jwt/din)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Polres Sumenep Siaga: Antisipasi Kelangkaan BBM dan Kenaikan Harga Sembako

Terbit: 21 April 2026 | 22:42 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menanggapi keresahan masyarakat terkait isu kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, Polres Sumenep mengambil langkah preventif…

Dialektika Perencanaan: Sinkronisasi Epistemik dan Jembatan Masa Depan Sumenep

Terbit: 16 April 2026 | 13:26 WIB SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep menggelar diskursus intelektual bertajuk sarasehan untuk membedah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *