
MADURA EXPOSE– Psaca relokasi, nasib ratusan PKL hingga detik ini kian terpuruk dalam ketidak pastian, karena pihak Pemkab belum juga mampu memberikan solusi terbaik.
Itu terjadi karena tempat relokasi yang dijanjikan sebelumnya tidak sesuai harapan PKL dan diduga sarat dengan rekayasa yang mengarah kepada kepentingan politik kelompok tertentu. Ratusan pedagang yang saat ini menyebar dimana-mana, dikawasan Kota Sumenep kian memperihatinkan.
Melihat kondisi PKL yang kian terpuruk ekonominya sejak relokasi dilakukan melalui “tangan besi” Wabup Achmad Fauzi sejak 1 Syawal 1437 H lalu, tentu saja membuat banyak kalangan ikut prihatin dan menyayangkan kebijakan Pemkab tersebut yang dinilai asal-asalan karena tidak terlebih dahulu menyediakan tempat yang layak bagi ratusan PKL ex Taman Bunga.
Hal ini juga mendapat sorotan dari salah satu pengacara kondang dari Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Kurniadi. Pihaknya menyarankan ratusan PKL melakukan perlawanan dengan melakukan aksi unjuk rasa damai dan upaya hukum.
“Relokasi PKL ke Area Lapangan Giling itu kebijakan yang merugikan, “harus dilawan,” ujar Kurniadi kepada MaduraExpose.com.
Advokat asal Kecamatan Bluto Sumenep yang pernah menjadi tim pengacara kasus kopi sianida yang menewaskan mirna di Jakarta ini memberikan rincian, bahwa salah satu cara terbaik yang harus dilakukan oleh ratusan PKL yang merasa didholimi oleh kebijakan politik tersebut, adalah dengan cara menempuh jalur hukum.
“Lawan dengan cara melakukan gerakan massif seperti aksi unjuk rasa tertib atau gugat sekalian ke PTUN,” pungkasnya.
Sementara Syaiful Bahri, Ketua Tim Relokasi, ketika disinggung kemungkinan adanya gugatan dari ratusan PKL Sumenep, pihaknya sedikit terlihat kaget dan terhenyak. Namun akhirnya ia pun merespon dengan mengatakan siapapun berhak melakukan gugatan.
“(Kalau PKL mau menggugat silahkan), itu hak mereka. Dan saya rasa, semua warga negara berhak melakukan upaya hukum, termasuk ke PTUN,” ujar Syaiful Bahri, Ketua Tim Relokasi PKL Taman Bunga kelapangan Giling, baru-baru ini saat meninjau sebuah lahan di area Pasar Bangkal. Tempat itu direncanakan untuk menampung ratusan PKL pasca relokasi. [Ferry/*tim]



![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
