Kodim Sumenep dapat Kunjungan Tim Sergab dari Mabesad

Terbit: 7 Agustus 2016 | 18:13 WIB

Upaya Jajaran Kodim 0827 Sumenep dalam rangka memenuhi atau pencapaian target yang telah ditentukan Pemerintah tentang serapan Gabah yang dipanen oleh petani dalam hal ini melalui Bulog yang ditunjuk pemerintah untuk menyerap hasil panen, untuk pencapaian terget yang sudah di tentukan, Lokasi. Sawah, titik kumpul sementara untuk penimbunan Gabah dan lokasi Sergab. maka di Aula Kodim Sumenep Menerima Kunjungan TIM SERGAP dari Mabesad di Pimpin Kolonel Arh. Zakaria Rahman ( Minggu 7/8/2016 )

Dalam pencapaian target serapan gabah pemerintahpun menunjuk TNI dalam hal ini TNI-AD yang telah dituangkan melalui MoU, demikian juga untuk wilayah Kabupaten Sumenep, Kodim 0827 Sumenep beserta Jajaran menjadi pendamping Dinas Pertanian Kabupaten Sumenep dalam hal Pengawalan / Pendistribusian Pupuk, Tanam / Panen padi serta Serapan gabah.

Pemantauan kegiatan Sergab yang ada di Kabupaten / Kota perlu kiranya memonitor Bulog dalam menyerap Gabah hasil panen petani dan menindak lanjuti kendala-kendala serta hambatan yang dihadapi para petani di wilayah Kabupaten Sumenep untuk itu setiap perkembangan ada diwilayah Koramil di Jajaran Kodim 0827 Sumenep secara priodik melaporkan hasilnya kepada Komando atas.

Hasil Sergab yang ada di wilayah Kodim 0827 Sumenep dan pelaksanaan pendampingan dari para Babinsa. Untuk Serapan Gabah yang dilakukan pihak Bulog dari hasil panen petani serta kendala yang dihadapi petani usai pelaksanaan panen raya disetiap wilayah kerja tersebut sangatlah bervariatif.

Kodim 0827 Sumenep meliputi wilayah Kabupaten Sumenep baik diwilayah Daratan maupun Kepulauan hasil Serapan Gabah yang diserap 208 Ton, Kendala yang ada di lapangan diantaranya : Penyerapan Gabah tidak maksimal karena Bulog menggunakan Mitra dan Satgas, Menurut Petani kalau menjual ke Bulog terlalu banyak persyaratan dan harganya terlalu rendah / tidak bisa bersaing dengan tengkulak.

Koramil yang sudah melaporkan kesiapan dalam Sergab antara lain Kecamatan Guluk-Guluk 10 ton, Ambunten 10 ton, Dasuk 2 ton, Gapura 2 ton, Rubaru 2 ton, Pragaan 1 ton, sedangkan harga Bulog perpedoman kepada Inpres no. 5 Tahun 2015 dengan harga Rp.4.650/ Kg sampai di Bulog

Hadir dalam kunjungan Kadistan Ir. Bambang Hariyanto, Ka Subdivre XII Madura / Bulog pamekasan. Para Danramil Se Jajaran Kodim 0827 / Sumenep, Ka UPT Pertanian se Kab. Sumenep, Gapoktancam dan perwakilan Pok tani

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

    Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

    10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

    Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *