
SAMPANG EXPOSE – Dalam sebuah proyek Peningkatan Jalan Kabupaten Ruas Jl.Omben – Madupat, yang di kerjakan oleh CV.BAHAGIA, masa pemiliharaan terkesan hanya dijadikan “topeng” untuk mengelak dari kesalahan tender yang berimbas pada meluasnya jalan raya degan kondisi rusak parah tanpa perbaikan ataupun pemeliharan semestiya.
Berdasarkan informasi yang di himpun dari pegakuan warga sekitar, rusaknya infrastruktur jalan itu karena lambannya perbaikan. Warga mengaku tidak bisa menjalankan aktivitas dengan nyaman karena kondisi jalan yang dibiarkan dalam kondisi rusak parah.
“jika memang ada niat baik untuk melakuan perbaikan, mestinya ini sudah di perbaiki sejak beberapa bulan yang lalu, mengingat terjadinya kerusakan ini yang sudah begitu lama dan kondisinya sudah sangat parah” ujar HM, salah satu Warga di Jalan Omben-Madupat, Kecamatan Sampang, Madura, Jawa Timur, Jum’at (03/06/2016)
Pihaknya menduga, tipis harapan bakal dilakukan perbaikan jalan umum yang sudah seperti sungai tersebut. Anggapan warga itu, karena perbaikan sudah sanngat telat.
“Mungkin ini sudah tidak akan di perbaiki lagi mas. Jalan yang rusak parah ini sudah lama dibiarkan. Anehnya tak ada satu pelaksa tender proyek yang mau bertanggung jawab. Terus dana pemeliharaannya dikemanakan. Padahal, batas akhir masa pemeliharaan sudah hampir berakhir” tandasnya lagi menambahkan.
Sementara Erwin Elmi Syahrial,ST,MT, Seksi Pembangunan Jembatan dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Sampang, Madura mengaku sudah berkirim surat kepihak pelaksana tender agar segera dilakuka perbaikan.
“saya sudah kirim surat untuk tender yang bersangkutan mas. Yang bersangkutan waktu itu bilang sanggup untuk melakukan perbaikan,” terangnya kepada Madura Expose.
Pihaknya juga menyampaikan terimakasih kepada Madura Expose yang sudah memberikan informasi penting terkait uinfrastruktur jalan yang saat ini dikeluhka oleh warga. Pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan kerjasa yang baik dengan pihak masyarakat.
“Saya juga berterima kasih atas informasi yang telah anda berikan kepada saya,. Kami akan melakukan peneguran kembali supaya dilakukan perbaikan jalan dengan segara ” pungkasnya.
Untuk diketahui, pembangunan peningkatan jalan ruas kabupaten tersebut bersumber dari Dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sampang tahun 2015.(Adi/Fer)

![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)

![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
