Said Abdullah Curigai “Provinsi Madura” Ada Kepentingan Kapitalis

Terbit: 25 Mei 2016 | 13:19 WIB

MADURA EXPOSE–Meski wacana pemekaran Madura untuk memisahkan diri dari Jawa Timur sudah terbilang lama menggelinding kepermukaan, namun sejatinya belum mendapat dukungan penuh dari semua tokoh di empat kabupaten di Pulau Madura.

Bahkan Said Abdullah, Anggota DPR RI asal Sumenep, Madura Jawa Timur mencurigai wacana pembentukan Provinsi Madura dinilai ada kepentingan (terselubung) dari kelompok kapitalis yang ditengarai memiliki misi industrialiasasi Madura. Pihaknya dengan tegas menyatakan menolak tumbuhnya rencana pembentukan pulau garam ini menjadi provinsi, memisahkan diri dari Provoinsi Jawa Timur.

Pernyataan mantan Cawabup Jawa Timur itu disampaikan baru-baru ini, saat menghadiri agenda rapat koordinasi pengurus cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akhir pekan lalu.

Penolakan Said Abdullah ini mempertegas wacana Madura menjadi Provinsi belum sepenuhnya mendapat dukungan penuh dari semua tokoh penting yang selama ini memiliki peran strategis di pemerintahan, baik legislatif maupun eksekutif.

“Tidak akan pernah ada Provinsi Madura,” demikian Said Abdullah mempertegas penolakannya terkait wacana Provinsi Madura.

Lebih rinci Said menegaskan, bahwa wacana provinsi Madura sangat mustahil diwujudkan mengingat kecenderungan masyarakat masih sangat kuat dan sangat sulit dipisahkan dari Jawa Timur.

“Meski saya menolak wacana provinsi Madura, saya tetap menghormati keinginan para tokoh pencetusnya,” timpal Said Abdullah penuh damai. (*/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *