Program 99 Hari Kerja, Nitizen: Bupati Sumenep Lamban

Terbit: 25 Mei 2016 | 09:16 WIB

MADURA EXPOSE– Setelah beberapa hari lalu, pemilik akun facebook dengan nama Jufri menyindir janji politik Busyro Karim, kini pria berkumis ini membuat status baru di halaman facebook Ainur Rahman dengan kalimat yang tak kalah pedasnya. Meski tampak galau, pemilik akun facebook ini juga mengungkit-ngungkit realisasi program 99 hari Bupati Sumenep A.Busyro Karim yang saat ini menjadi perbincangan hangat berbagai kalangan.

“Saya kurang tau pasti ttg program 99 hari bupati GAGAL TOTAL, SEBAGIAN atau SUKSES. Yang pasti menurut saya untuk sementara ini Bpk. Bupati Sumenep LAMBAN dan TIDAK TEGAS dalam menegakkan hukum utamanya kepada oknum pejabat di bawahnya,” demikian staus Jufri melalu akun facebooknya.

Tak hanya itu, Jufri juga menilai ketidak tegasan Bupati dalam menindak bawahannya yang bermasalah dicontohkan dengan beberapa bawahannya yang terlibat dalam tindak pidana korupsi yang dinilai sangat merugikan negara dan rakyat.

“Sementara saat ini kebijakannya LEBIH melindungi pejabat/Kades koruptor dari pada memperjuangkan hak hak kaum duafa yg menjadi korban.
JIKA ini tidak ada perubahan yg pasti KORUPSI oleh pejabat/kades akan semakin menjadi jadi,” tandasnya.

Jufri juga mencontohkan kasus raskin Desa Lapa Laok dengan terpidana oknum kades setempat yang sampai saat ini tak pernah ada sanksi apapun dari pihak bupati.

“ADIL apa TIDAK ADIL???
SUKSES apa GAGAL???,” demikian Nitizen berpeci ini mengakhiri sindiran pedasnya. [Lay/Fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Gelap di Kafe Lyco: Spesialis Meteran Listrik Sampang Berakhir di Sel

Terbit: 17 April 2026 | 23:59 WIB SAMPANG – Realitas sosial ekonomi seringkali menjadi dalih atas eskalasi tindak kriminalitas, namun pengungkapan kasus terbaru oleh Polres Sampang menunjukkan adanya pola kejahatan…

Tragedi Nakes Sampang Tewas Terlindas Truk Usai Balita Meronta di Kemudi

Terbit: 12 April 2026 | 22:00 WIB SAMPANG, MADURAEXPOSE.COM – Jalan Raya Desa Taddan, Kecamatan Camplong, menjadi saksi bisu sebuah tragedi memilukan yang merenggut nyawa seorang tenaga kesehatan (Nakes), Sabtu…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *