Uang Iklan Humas Tak Jelas, Banggar DPRD Angkat Suara

Terbit: 18 Mei 2016 | 01:45 WIB

MADURA EXPOSE–Anggota Banggar DPRD Sumenep, Nurus Salam mengaku kaget dengan beredarnya kisruh keuangan iklan di Humas Protokol Pemkab Sumenep yang ditengari tidak transparan, bahkan sebagian sengaja tidak dibayar dengan alasan yang terkesan mengada-ada.

Oyuk, panggilan akrab Nurus Salam menyarankan wartawan untuk berkonsultasi langsung dengan Komisi I DPRD Sumenep.
“Mohon maaf ini bukan domain saya untuk menjelaskan lebih detil. Kalau spesifikasinya, silahkan teman-teman ke Komisi I DPRD Sumenep. Tetapi secara pribadi saya sangat kecewa (humas) itu,” ujar Nurus Salam, Anggota Banggar DPRD Sumenep, Rabu 18 Mei 2016.

Sebelumnya, Samaudim, salah satu wartawan regional Jawa Timur, yang menjadi korban pemecatan media, gara-gara uang iklan yang tak dibayar oleh Humas Pemkab Sumenep mendatangi kantor Kabag Humas Pemkab bersama sejumlah wartawan lainnya.

“Masak uang pelantikan Bupati da Wabup Sumenep yang sudah tayang bulan Februari sampai sekarang tidak dibayar. Kabag Humas Pemkab ini benar-benar nggak beres. Memaluka sekali kalau dibiarkan begini,” sesalnya.

Meurut Samaudin, tidak dibayarnya uang iklan pelantikan Bupati dan Wabup Sumenep yang hanya cukup dibelikan dua ekor ayam kampung itu memang patut disayangkan banyak pihak.

“Harga iklannya juga tidak seberapa, paling hanya cukup beli dua ekor ayam kampung. Sudah segitu bayarnya juga berbelit-belit. Lama sekali, memalukan memang,”pungkasnya.

Sementara Didik Suyuti mengakui semua keluhan yang disampaikan wartawan tersebut dengan dalih, masih dalam proses pembayaran karena harus ngantri yang lainnya. Didik membantah jika pembagian dana iklan itu tidak berdasarkan regulasi, seperti oplah, visitor maupun jaungkauan untuk radio.[y2m/fer]

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

    Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

    10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

    Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *