Babinsa dan Nakes Berkolaborasi Cegah Penyakit Campak

Terbit: 11 September 2025 | 02:31 WIB

SUMENEP — Upaya pencegahan penyakit menular di kalangan anak-anak terus digencarkan di Kabupaten Sumenep, Madura. Sebagai bagian dari program nasional, imunisasi campak menjadi fokus utama untuk melindungi generasi muda. Pada Sabtu, 6 September 2025, kolaborasi apik terlihat di PAUD Raudatul Islam, Desa Tarogan, Kecamatan Lenteng, di mana anggota TNI dari Babinsa Koramil 0827/05 Lenteng, Kopda Fajar Kurniawan, turut serta mendampingi kegiatan imunisasi.


 

Peran Aktif Babinsa dalam Menjaga Kesehatan Anak

 

Pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa tidak hanya sekadar formalitas. Kopda Fajar Kurniawan menegaskan bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk memastikan seluruh proses vaksinasi berjalan aman, tertib, dan lancar. “Kami hadir untuk mendukung program pemerintah dalam menjaga kesehatan generasi muda, khususnya anak-anak di usia emas mereka,” ujarnya.

Sinergi antara aparat keamanan, dalam hal ini TNI, dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Lenteng menjadi kunci. Peran TNI di sini lebih dari sekadar pengamanan, tetapi juga sebagai fasilitator dan motivator bagi masyarakat. Imunisasi campak diberikan secara terukur untuk mencegah penyebaran penyakit yang mudah menular di lingkungan sekolah, dan berpotensi menurunkan daya tahan tubuh anak.


 

Seruan untuk Orang Tua: Investasi Kesehatan Jangka Panjang

 

Kopda Fajar juga menyoroti pentingnya peran orang tua. Ia memberikan apresiasi kepada para orang tua yang telah menunjukkan kesadaran tinggi dengan membawa anak-anak mereka untuk divaksinasi. “Kami mengimbau orang tua agar tidak ragu membawa anak-anaknya ikut vaksinasi. Ini investasi kesehatan untuk masa depan,” tambahnya.

Pihak Puskesmas Lenteng menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari program imunisasi nasional yang diselenggarakan secara serentak di seluruh wilayah Sumenep. Targetnya jelas: semua anak usia dini hingga sekolah dasar harus mendapatkan perlindungan dari penyakit campak. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan masyarakat, diharapkan cakupan imunisasi di Kecamatan Lenteng bisa mencapai target maksimal.

Kolaborasi ini membuktikan bahwa sinergi lintas sektoral adalah kunci keberhasilan program kesehatan publik. Di tengah tantangan penyakit menular, kehadiran Babinsa sebagai mitra strategis tenaga kesehatan menjadi salah satu faktor penting yang memastikan setiap anak mendapatkan haknya atas kesehatan yang layak, sekaligus membangun masa depan Sumenep yang lebih sehat.

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *