Kasus Raskin, Kejari Diminta Segera Tetapkan Kades Guluk-Guluk Tersangka

Terbit: 26 April 2016 | 03:46 WIB

MADURA EXPOSE—Imam Hanafi, Ketua Komunitas Pemuda Anti Korupsi (Kompak) Sumenep mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat untuk segera menetapkan Kepala Desa Guluk-Guluk sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyelewengan beras miskin (raskin) yang sudah dilaporkan sejak tahun 2014 silam.

“Apalagi yang ditunggu pihak Kejari Sumenep. Sejumlah saksi sudah berkali-kali diperiksa Kejari. Apalagi sudah ada pengakuan dari camat Guluk-Guluk yang menyatakan raskin 2014 sudah cair, namun hanya di distribusikan satu kali”, terang Imam Hanafi, Ketua Kompak melalui Madura Expose, Selasa 26 April 2016.

Imam yang mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini mengaku haqqul yakin data yang dikantongi pihak kejaksaan sudah lengkap.

“Pengakuan Camat Guluk-Guluk, Bulog dan masyarakat sudah cukup menetapkan Kadesnya sebagai tersangka”, imbuh Imam yang juga warga Desa Guluk-Guluk, Sumenep ini.

Pihaknya mendesak pihak Keari yang baru lebih serius dalam menuntaskan kasus raskin desa Guluk-Guluk.

“Ini kasusnya sudah hampir dua tahun dilaporkan ke Kejaksaan, tapi kok masih belum ada penetapan tersangka”, tukasya.

Sebelumnya, Kepala Kajari Sumenep, Bambang Sutrisna kepad awak media mengakui belum ditetapkannya tersangka dengan dalih perlu berhati-hati kalau tidak ingin di gugat dalam pra peradilan. Kendati demikian, pihakya berjanji untuk terus menseriusi penanganan kasus raskin tersebut hingga tuntas. [dbs/fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *