Ketua DPRD Akui Investor Pasar Anom Tak Punya Uang

Terbit: 22 April 2016 | 14:12 WIB

MADURA EXPOSE–Teka teki lambannya pengerjaan Proyek Pasar Anom Baru Sumenep kini mulai terkuak setelah adanya pengakuan dari Direktur PT.Trisna Karya (Sub Kontrak) yang mengerjakan proyek pasar tak bisa berbuat banyak dalam melanjutkan pengerjaan proyek karena uang proyek belum dibayar sebesar Rp 9 Miliar lebih.

Terkait persoalan ini, baik Imam Sukandi, Kabid Pendapatan DPPKA dan Direktur Bank BPRS Bhakti Sumekar, Novi Sujatmiko belakangan ini mulai irit bicara terkait persoalan tersebut. Beruntung pada Kamis pagi kemarin, tim investigasi Madura Expose berhasil menemui Herman Dali Kusuma, Ketua DPRD Sumenep diruang kerjanya. Politisi PKB dari Kecamatan Talango ini mengaku jika tersendat-sendatnya pengerjaan proyek Pasar Anom karena pihak investor tidak punya uang.

” Nggak ada uang PT nya”, kata Herman Dali Kusuma sambil mondar mandir diruang kerjanya kemarin. [Sur/Fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *