Unras: Ribuan Santri dan Kiyai Madura Tolak Kedatangan Penceramah Wahabi

Terbit: 30 Agustus 2014 | 13:44 WIB

Pamekasan (MaduraExpose.com)- Ribuan santri Madura yang tergabung dalam Ikatan Santri Pelajar Aswaja (ISPA) Pamekasan, dengan tegas menolak rencana tokoh Wahabi yang di jadwal untuk mengisi ceramah keagamaan atau pengajian di salah satu masjid terkenal di kawasan Kota tersebut, Sabtu (30/8/2014).

Tokoh Wahabi itu di tolak mentah-mentah kaum santri karena ditengarai memiliki paham yang bertentangan dengan ajaran Ahlu Sunnah Waljamaah (ASWAJA) seperti mengharamkan Tahlilan bagi orang yang meninggal dunia. Shalawat Barzanji dan melarang umat Islam melakukan ziarah kubur.

“”Gerbang Salam (Pamekasan, Red) Anti Wahabi”
“No Rasi, No Anarkhis, No ISIS:Ikatan Setan Iblis Salafi Wahabi”, demikian bunyi spanduk yang dibentangkan ribuan santri anti Syiah.

Sementara Kiyai Afif Arrahman, Pengasuh Pondok Pesantren Sekar Anyar, Kecamatan Palengaan, Pamekasan, yang bertindak sebagai korlap aksi ribuan santri itu mengatakan, agar aksi penolakan terhadap tokoh wahabi yang meresahkan umat Islam di Madura itu, juga di ikuti oleh elemen masyarakat lainnya.

“Mari kita selamatkan Pamekasan dari aliran sesat itu,” ajak Kiyai Afif dengan suara lantang. (Jak/Add/Fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *