Setelah Polres, Giliran BPPT Sumenep Terancam Digugat

Terbit: 2 Februari 2016 | 21:07 WIB

Madura Expose–Penurunan banner bergambar Toni, siswa SMA Sumenep yang tangannya digoreng terus berbuntut panjang. Setelah hari ini, pihak pemilik banner melapokran Darmadji, Kasi Intelkam Polres Sumenep ke Propam, siang harinya mereka menggugat pihak Polres ke Pengandilan Negeri Sumenep sebanyak Rp 1 miliar lebih.

Dan gilirannya, Kantor BPPT Sumenep yang dikomandani Abdul Madjid, mantan Kastapol PP yang terancam digugat secara hukum. Hal itu disampaikan kuasa hukum Toni Ach.Supyadi dan A.Effendy, Ketua LSM Lidik Hukum & HAM kepada Maduraexpose.com Selasa Malam (2/2/2016).

“Malam ini kami putuskan bersama tim apakah pihak BPPT akan kami gugat juga atau tidak. Dan kemungkinan besar, pihak Satpol PP juga akan kami gugat”, ujar A. Effendy, Ketua LSM Lidik Hukum & HAM kepada Madura Expose.

Sementara Ach. Supyadi, Kuasa hukum Toni mengaku tidak akan memberikan toleransi apapun,termasuk adanya upaya mediasi dengan pihak-pihak aparat yang telah melakukan pelanggaran hukum.

“Yang kami lakukan ini bukan sekedar gertak sambal Anda sudah tahu sendiri Darmadji sudah saya laporkan ke Propam Polres. Biar semuanya tahu, termasuk oknum aparat kepolisian yang telah berbuat arogan”, timpalnya.

[fer]

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

    Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

    Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

    Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *