Kades Paberasan Konsultasikan Kasus Toni ke Pengacara ILC

Terbit: 29 Januari 2016 | 15:47 WIB

Toni, siswa SMA SUmenep yang menjadi korban kekerasan anak dibawah umur didampingi kuasa hukum Ach.Supyadi/Istimewa

MADURA EXPOSE— Direktur aktivis Kontra’SM, Zamrud Khan mengaku ikut prihatin kasus yang menimpa Toni, siswa SMA Sumenep yang menjadi korban kekerasan anak dibawah umur hingga mengalami cacat dibagian tangan kanannya yang digoreng paksa oleh para pelaku dirumah RD, yang diduga seorang pengacara di Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Zamrud yang saat ini berada di Surabaya dalam rangka koordinasi Dewan Pers terkait laporan Tabloid Mata Sumenep mengatakan, Kepala Desa Paberasan, tempat domisili Toni pernah mengkomunikasikan kasus warganya yang masih bawah umur itu ke kakaknya Azam Khan.

“Kades Paberasan itu dik pernah mengkomunikasikan (minta tolong) ke Bang Azam soal kasus Toni. Semoga teman-teman di Sumenep yang mengkawal kasus itu berhasil meyakinkan pihak Polres supaya bisa segera menangkap semua pelaku”, terangnya melalui sambungan telpon pribadinya, Jum’at Siang (29/1/2016).

Seperti diketahi, Azam Khan adalah seorang pengacara senior asal Sumenep yang tinggal di Jakarta. Beberapa tahun terakhir menjadi pengurus program acara Indonesia Lawyer Club (ILC) milik TVOne.

[fer/mec]

  • administrator

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

    Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

    Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

    Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *