Amanah Jaminan Sosial: Menakar Ekspansi BPJS Ketenagakerjaan di Sektor Informal Pedesaan

Terbit: 17 Maret 2026 | 21:44 WIB

JAKARTA – Penguatan perlindungan sosial bagi tenaga kerja kini memasuki babak baru dengan fokus pada perluasan kepesertaan di wilayah rural. Dalam diskursus terbaru bersama jajaran BPJS Ketenagakerjaan, ditekankan bahwa pengelolaan jaminan sosial harus bertransformasi menjadi instrumen yang inklusif, terutama bagi para pekerja di sektor informal dan masyarakat pedesaan yang selama ini minim proteksi.

Redistribusi Keadilan bagi Keluarga Indonesia

Baca Juga: Cak Imin Lepas Mudik Gratis PKB: Tradisi Berbagi Bahagia Hingga “Kiamat”?

Secara Administrasi Publik, perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ke sektor informal merupakan langkah strategis dalam memitigasi risiko ekonomi jangka panjang. Perlindungan bagi pekerja di desa bukan sekadar jaring pengaman individu, melainkan pilar ketahanan bagi keluarga Indonesia secara agregat.

Baca Juga: Trump Pusing Tujuh Keliling di Hormuz

Implementasi kebijakan ini menuntut sinergitas antara pengelola jaminan sosial dengan otoritas lokal guna memastikan manfaat program benar-benar terdistribusi secara akuntabel.

Baca Juga: THR PPPK Paruh Waktu Sumenep: Rp300 Ribu dan Politik Kesejahteraan Fauzi

Dengan semakin luasnya cakupan proteksi, diharapkan struktur ekonomi di tingkat akar rumput menjadi lebih kokoh menghadapi volatilitas pasar tenaga kerja. [fer/red]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Presiden Prabowo Tinjau Gudang Bulog Magelang: Stok 7.000 Ton Aman, Kualitas Jadi Harga Mati

Terbit: 20 April 2026 | 13:30 WIB MAGELANG, MaduraExpose.com – Presiden Prabowo Subianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kompleks Gudang Bulog Danurejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/04/2026). Langkah strategis…

Ultimatum Manis Menkeu

Terbit: 15 April 2026 | 20:00 WIB JAKARTA – Kebijakan fiskal terkait industri hasil tembakau kembali memasuki babak krusial. Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, meluncurkan ultimatum strategis terhadap peredaran rokok…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *