Celana Dalam Sering Dicuri Mertua, Wanita Surabaya Ini Gugat Cerai

Terbit: 11 Januari 2016 | 09:47 WIB

SURABAYA (MADURAEXPOSE)—Seorang perawat di sebuah rumah sakit di Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Selly (34)-nama samara, menggugat cerai suaminya, Parto (39)-juga nama samaran. Gugatan cerai itu kini tengah diproses Pengadilan Agama (PA) Klas IA Surabaya.

Informasi yang dirangkum MEDANSATU.COM pada Selasa (2/6/2015) lalu menyebutkan, Selly nekat menggugat cerai karena celana dalamnya sering dicuri ibu mertuanya. Tak hanya berkali-kali, tapi ratusan kali. Selama dua tahun menikah dengan suaminya, celana dalam wanita cantik ini selalu hilang.

Awalnya ia tak menuduh mertuanya, namun setelah dilakukan penyelidikan, ternyata mertuanyalah pelakunya. Tak hanya celana dalam, bra dan pakaian dalam lainnya juga selalu dicuri. Akibatnya, Selly yang selama ini dikenal modis dan tak pernah ketinggalan mode fasahion ini, selalu membeli pakaian dalam.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan Selly kepada suaminya. Namun suaminya malah marah dan memukulinya. Bahkan setelah bukti-bukti ditunjukkan Selly, suaminya tetap tak rela ibunya dituduh maling celana dalam.

“Selama pernikahan ibu mertua memang tak suka kepada saya, tak jelas apa alasannya. Sejak pertama menikah, pakaian dalam saya selalu dicurinya. Bahkan ada ipar saya memakai pakaian dalam saya, katanya dikasih ibu,” ujar Selly.

Karena persoalan itu, rumah tangga Selly pun retak. Ia juga mengaku tak tahan dipukuli suaminya. Langkah terakhir pun diambilnya, yakni menggugat cerai suaminya ke pengadilan agama.

(msc)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Lebaran dr. Tifa: Antara Langkah Sunyi, Luka yang Sakral, dan Kemenangan Hati

Terbit: 19 Maret 2026 | 20:10 WIB SUMENEP – Di tengah gempita perayaan Idul Fitri 1447 H, sebuah pesan kontemplatif datang dari sosok intelektual dr. Tifauzia Tyassuma (dr. Tifa). Melalui…

Mudik 2026: Komisi VI DPR RI Soroti Kegagalan Mitigasi BUMN Karya di Jalur Krusial

Terbit: 17 Maret 2026 | 23:21 WIB JAKARTA – Arus mudik Lebaran 2026 yang seharusnya menjadi momentum kebahagiaan nasional, kini berubah menjadi ujian kesabaran bagi jutaan masyarakat. Kendala klasik berupa…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *