MADURA EXPOSE—Belakangan ini antusias masyarakat Madura, termasuk di Sumenep mulai menurun dratis dalam mengikuti siaran langsung Dangdut Academy Asia (DAA) yang digelar Indosiar TV.

Itu terjadi setelah “Pangeran Dangdut” Irwan Sumenep terjungkal Rabu (23/12/2015) malam. Kondisi ini juga dialami oleh Evi asal Masamba, juara 1 Dangdut Academy Indosiar vol.2 terseok dan tidak mampu ke babak berikutnya. Hal ini membuat kalangan nitizen mengecam keras pihak penyelenggara dan menuding pihak Indosiar tidak konsisten dengan membiarkan dua juri yang diduga tidak objektif dan memihak.

“Saya Bangga dan salut untuk acara anda.dari awal acaranya bagus,netral,obyektif,dan profesional.Tetapi sangat disayangkan pada masuk babak 6 besar semua menjadi hancur dan tingkat kepercayaan menurun”, demikian komentar pemilik akun Amam Rahmat di dinding facebook dengan akun resmi IndosiarID, sekitar 5 jam lalu sejak berita ini diunggah.

“Hanya kerena penilaian 2Juri malaysia(Bang Jul dan Pak Nga) yang tidak bisa netral dan Obyektif kental nuansa politik.teramat sangat di sayangkan acara yang bagus menjadi tercoreng. Semoga pihak Divisi dan Team kreatif D’Academi Asia menjadi peka terhadap juri yang tidak sportif dan profesional. Terimakasih”, sambungnya.

Kekecewaan masyarakat Indonesia yang mengikuti jalannya DAA Indosiar ini juga disampaikan oleh para Nitizen lainnya dengan ikut membubuhkan komentar pedas.

“Indosiar sudah menjatuhkan nama baik dangdut”, demikian komentar ditulis oleh pemilik akun Riani Chandra Dewi di IndosiarID.

FERRY ARBANIA

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM