2 Bayi Ini Nyaris Terbunuh Plafon RSUD Pamekasan

Terbit: 11 Mei 2016 | 00:22 WIB

MADURA EXPOSE—Dua bayi dan satu anak berumur 18 bulan ini, tiba-tiba didekap erat oleh dua wanita yang tiba-tiba merasakan ketakutan luar bisa, begitu melihat batangan plafon kayu penyanggah yang sudah lapuk dilangit-langit kamar hendak ambruk di zal anak kelas III-B, lantai II RSUD Slamet Martodirjo, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Ambruknya plafon yang terbuat dari triplek itu tiba-tiba ambruk keruangan pasien anak yang hanya berukuran 4,5 meter x 6 meter. Informasi yang beredar dikalangan wartawan menyebutkan, saat insiden itu terjadi, ada dua bayi tengah dirawat di ruang zal nahas itu.

Dua keluarga pasien bernama Hamriyah (27) Warga Desa Rongdhalem, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang dan satu lagi, yakni Finda (21) Warga Desa Larangan Dalam, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan mengaku sangat trauma dan khawatir ruangan yang mereka tempati ikut ambruk.

Informasinya saat kejadian, di zal anak kelas III-B itu, Hamriyah tengah menunggui putrinya, Sahratul Wirah umur 18 bulan. Sedang Finda mengaku sedang mendampingi bayinya yangberumur 10 bulan

Dua perempuan yang tengah menjaga anak mereka itu dibuat kaget oleh suara keras seperti orang membuka pintu dengan keras. Namun begitu wajahnya mengarah kelangit zal anak itu, tiba-tiba potongan plafon kayu terlihat bergelantung hendak ambruk.

Dua wanita ini langsung mendekap anak mereka menjaga kemungkinan terburuk. Ternyata benar, dalam hitungan menit, kayu plafon itu benar-benar ambruk dan menimpa tubuh mereka. Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 29 April 2016
Kemarin sebagai peringatan kepada orang tua atau keluarga pasien agar berhati-hati. [dbs/naz]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Sembilan Jam Pamekasan dalam Bidikan Korsubgah KPK

Terbit: 10 April 2026 | 05:00 WIB MADURAEXPOSE.COM – PAMEKASAN – Pertemuan tertutup selama sembilan jam antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan di Pendopo Ronggosukowati menjadi sinyal…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *