Ist.Kelompok ISIS
Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM-BAGHDAD: Sebuah foto lengkap dengan alamat personel militer AS menjadi target pembunuhan seperti dilansir disbuah situs online yang diduga milik Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Target itu ditengarai sebagai buntut dari seruan tentara Amerika Serikat yang meminta seluruh simpatisan ISIS.

Meski berita ini sudah menyebar diseantero dunia, namun Kementrian Pertahanan AS seperti dilansir kantor berita Reuters belum berani memastikan kebenaran informasi tersebut. Sejauh ini pihaknya terus mendorong personelnya dengan operasi keamanan (Opsec) dalam menciptakan kemananan.

Menurut sumber yang dirangkum MaduraExpose.com, beredarnya rilis daftar 100 personel tentara Amerika yang ‘ditarget’ oleh kelompok yang menamakan diri sebagai Divisi ‘Peretas Negara Islam’ tersebut tak lain sebagai strategi para simpatisan ISIS.

Disitus internet tersebut, mereka dengan bangga menyebut telah mengantongi sejumlah data penting dari berbagai server berbasis data. Kelompok itu menyebut pembocoran nama dan alamat 100 tentara amerika di internet untuk memudahkan ‘saudara-saduara’ mereka menangani tentara AS.

Belakangan pernyataan mereka di internet mulai dimentahkan oleh munculnya pemberitaan di harian The New York Times yang menduga, data-data yang mereka rilis di internet (diyakini) bukan diperoleh dari server pemerintah Amerika Serikat. Media ini menganalisa kemungkinan data-data yang mereka kantongi ‘dipungut’ dari sejumlah catatan publik maupun dari pencarian alamat dan media sosial yang di browsing lewat internet.

(Al Jazeera)

Editor: Ferry Arbania

Sumber: Aljazeera, Arrahma, dan berbagai sumber lainnya.