Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM–Koalisi Masyarakat Peduli Pendidikan Sumenep (KMPPS) berencana menggelar aksi unjuk rasa ke Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) setempat menyusul diterbitkan Surat Edaran (SE) yang isinya diduga mengandung ajakan mobilisasi ratusan siswa dalam kegiatan inbox SCTV pada hari efektif masuk sekolah.

“Tindakan mengeluarkan SE pada jam efektif siswa itu jelas telah merusak citra dunia pendidikan. Karena sampai detik ini, kepala dinas pendidikan belum juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Sumenep secara terbua, dalam waktu dekat kami akan menggelar aksi,” terang Imam Bongkar, Korlap aksi KMPPS, Minggu Malam kepada Maduraexpose.com, 10 Desember 2016.

Dijelaskan Imam sebelumnya, terkait SE yang diedarkan untuk meramaikan konser inbox SCTV yang ditanda tangani Kepala Dinas Pendidikan Sumenep itu dinilai sangat meresahkan sekaligus memalukan dunia pendidikan.

“Jangan salahkan kalau kemudian banyak siwa bolos untuk nonton musik misalnya. Makanya kami berharap agar Bupati Busyro memberikan tindakan tegas kepada Kepala Dinas Pendidikan agar tidak menimbulkan persepsi negatif dikalangan siswa,” tandasnya.

Tak hanya itu, aktivis kaukus Labang Mesem ini telah melaporka persoalan tersebut ke Bupati Sumenep. Selai itu, pihaknya juga melaporkan kegiatan tersebut kepihak-pihak terkait seperti Legislatif dan Yudikatif. Namun sejauh ini pihaknya masih melakukan kajian hukum dan koordinasi dengan tim advokasi.

“Kami melihat adanya ketidak singkronan acara yang disajikan dalam penampilan INBOX SCTV yang dilaksanakan pada tanggal 12 – 13 november itu. Buktinya tidak melibatkan Disbudparpora sebagai dinas terkait. Apalagi temanya menjiplak program visit sumenep years 2018. Kami menduga adanya modus untuk sekedar menghambur – hamburkan anggaran,”pungkasnya. [M002/Arbania/Tim]