Buntut Perampasan Kamera Wartawan, Direktur RSUD Pamekasan Minta Maaf

Terbit: 14 September 2014 | 06:43 WIB

Pamekasan (MaduraExpose.com)- Dugaan kasus perampasan kamera wartawan yang dilakukan oknum Satpam RSUD Dr.H.Slamet Martodirjo Pamekasan terus bergulir.

Sementara pimpinan rumah sakit terbesar di kota Gerbang Salam itu mengaku belum menerima laporan mengenai adanya oknum Securitynya yang diduga melakukan tindakan kasar dengan cara menantang, menghalang-halangi tugas jurnalistik.

“Maaf saya tidak mendapat laporan hal tersebut”, terang Dr. Farid, Direktur RSUD Dr.H.Slamet Martodirjo Pamekasan, Madura, kepada MaduraExpose.com melalui pesan singkatnya, Minggu (14/9/2014).

Sebelumnya HMD, seorang wartawan tengah meliput di RSUD Pamekasan. Sekitar pukul 12:14 wib, saat jam besuk benar-benar ditutup, justru masih ada seseorang yang tetap berkeinginan besuk keluarganya di lantai II RSUD Dr.H.Slamet Martodirjo.

“Anehnya, orang tersebut justru diperbolehkan masuk. Katanya sudah jam tutup”, ujar Hamidi.

Securty yang mengaku bernama ARDIONO itu juga merampas Handphone, kamera wartawan yang bertugas sambil terus mengumpat dengan sikap angkuh. Peristiwa yang sempat jadi tontonan pengunjung rumah sakit itu terjadi pada Rabu (10/9/2014)lalu.
(hmd/fer)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *