Bangkalan (MaduraExpose.com)- Perubahan perilaku konsumen setelah terjadinya kenaikan harga elpiji (LPG) 12 Kg dari Rp. 92.800 menjadi Rp.114.300 pertabung, disikapi serius Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Bangkalan dengan mengajukan penambahan stok LPG bersubsidi ke pihak Pertamina.

Langkah itu diambil sebagai antisipasi timbulnya migrasi ditingkat konsumen yang selama ini menikmati tabung gas LPG. Pengajuan penambahan stok ke Pertamina dilakukan Disperindag Bangkalan hingga 20 persen LPG bersubsidi.

” Dari 282.516 tabung 3 Kg, tiap bulan stoknya kami ajukan penambahan hingga 339.019 tabung. Ini untuk mengantisipasi kecenderungan migrasi konsumen LPG 12 kg ke LPG bersubsidi 3 kg” papar Abd Razak, Kepala Disperindag Bangkalan, Madura, Senin (15/9/2014).

(mem/bbs/fer)