Surabaya (MaduraExpose.com)--Ormas Kosgoro 1957 Jatim, tetapkan kembali H. Yusuf Husni sebagai ketuanya tanpa bertele tele.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

” Musda III Kosgoro 1957 Jatim ini memang sempat mundur pelaksanaannya, tapi masih rasa zamannya Yusuf,” kata HR. Agung Laksono, selaku Ketum Kosgoro 1957, saat pidato setelah dapat info dari RH anggota DPR yg mantan Ketua PG Jatim, sebelum Agung membuka resmi musda itu dengan memukul gong 5 kali, di hotel Wyndham di jalan Basuki Rakhmat Sutabaya, tadi malam (13/5).

Memang forumusda Kosgoro 57 itu tidak bertele tele, pimpinan sidang Sabron D. Padaribu tepat jam 22.00,wib langsung menetapkan Cak Ucup panggilan akrabnya alias YH ini ditetapkan selaku Ketua Kosgoro 57 periode 2017-2022, setelah forum menerima LPJ-nya YH dan peserta musda secara aklamasi memintanya mimpin kembali.

” Wis mantap dan apik, YH terpilih tanpa bertele tele,” lontar H. Ilhamsyah, peserta dari Surabaya.

YH dalam sambutannya sempat didampingi Rizki seorabg kader Kosgoro 57 yang berpenampilan seperti Paman Dolit itu ternyata aktif melakukan pemberantasan buta huruf di Surabaya.

” Dia tulus berpuluh tahun mengajar dan menghibur gratis penduduk yang buta huruf, meski dia secara ekonomi paspasan, ” ujar YH yg berjanji akan gencarkan tridharmanya Kosgoro 57 yang didirikan tokoh tentara pelajar Mad Isman pada sekitar 1957.

Ketua PDK Kosgoro 1957 Jawa Timur, Yusuf Husni, saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan Musda Kosgoro 1957 III di Hotel Wyndham, Surabaya, Sabtu 13 Mei 2017. (Istimewa)

Kosgoro itu termasuk salah satu Ormas yang mendirika Golkar di bulan Oktober 1964, tokoh PG Jatim malam itu banyak hadir dan pihak PG Jatim diwakili Ketua Hariannya H. Freddy Poernomo, yang menyebut Kosgoro sebagai salah satu ormas pendiri Golkar bagai mata uang yang tidak terpisahkan, Kosgoro selain berfungsi ormas juga berkewajiban sukseskan dan menangkan PG.

Musda Kosgoro 57 Jatim ini dikemas oleh ketua panitianya H. Fadjar Budianto secara cukup megah dengan prosesi baca teks Pancasila dan Sumpah Tridharma Kosgoro 57 terkesan heroik dengan lampu listrik padam digantikan obor bambu.( mas)