Waspadai Longsor Dikawasan Majungan Pademawu

Terbit: 12 Februari 2017 | 23:01 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Adanya longsor yang terjadi di dDusun Trokem, Desa Majungan, Kecamatan Pademawu, Pamekasan, meresahkan warga sekitar setelah kurang lebih satu bulan belum mendapatkan tanggapan dari Pemerintah Daerah.

Jalan Dusun Trokem tersebut merupakan salah satu pusat perekonomian para Nelayan,Namun setelah ambruknya jalan tersebut mengakibatkan lemahnya para warga sekitar dalam menjalankan tugas seperti sebelumnya, Longsor yang mengakibatkan separuh jalan terkikis tersebut di perkirakan karna arus air yang sangat cepat.

Pak misak warga trokem melalui Iwan warga tanjung Pademawu sekaligus ketua Komunitas Mahasiswa Pademawu (KMP) Menyatakan kejadian tersebut sudah terjadi sekitar satu bulan yang lalu tapi belum ada tindak lanjut dari pemerintah meskipun kejadian tersebut sudah di perbincangkan dalam media sosial.

” Saya dapat laporan dari Zai/P.Misak kalau ada kejadian longsor yang mengakibatkan separuh jalan terkikis, dan saya langsung survi ke TKP tentang kejadian tersebut, ternyata benar. sehingga saya terpaksa melaporkan kejadian tersebut kepada yang berwenang. Miris sekali jika hal tersebut dibiarkan, karna dengan adanya kejadian tersebut menurut zai pekerjaan setiap harinya untuk memaksimalkan perekonomiannya terganggu”,tegasnya.

“Jadi saya meminta kepada Pemerintah yang menangangi hal tersebut baik dari perbaikannya maupun dari hal-hal yang lain sehingga kejadian tersebut tidak berlarut, dan segera di benahi”,imbuhnya.

Sementara koordinator lapangan BPBD Pamekasan Budi Cahyono, saat di konfirmasi oleh wartawan maduraexpose.com, selaku Badan Penanggulangan Bencana Daerah akan melakukan tanggap darurat terhadap longsor yang terjadi di trokem desa majungan tersebut.

“Longsor di Trokem tersebut,adalah karena air sungai yg mengikis pinggiran sungai, hal ini mengakibatkan jalan yang ada di bibir sungai longsor, untuk itu kami akan melakukan tanggap darurat longsor tersebut,Tentunya kami melakukan tanggap darurat setelah kami vek dan kami buatkan RAB yang di dukung oleh laporan dari desa Majungan”,pungkasnya. [lut/fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Sembilan Jam Pamekasan dalam Bidikan Korsubgah KPK

Terbit: 10 April 2026 | 05:00 WIB MADURAEXPOSE.COM – PAMEKASAN – Pertemuan tertutup selama sembilan jam antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan di Pendopo Ronggosukowati menjadi sinyal…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *