
Sumenep (Maduraexpose.com)— Carok menggunakan senjata tajam berupa celurit dan parang kembali terjadi di wilayah hukum Polres Sumenep yang pemicunya diduga kuat karena pelaku merasa cemburu dan marah karena mantan istrinya dinikahi oleh tetangganya sendiri.
Peristiwa yang tidak patut ditiru itu menimpa warga Dusun Rabe, Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa (Pulau Kangean) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Senin siang 21 Maret 2022.
Dua warga yang terlibat carok tersebut yakni Misnawi (41), Dusun Rabe Desa Angkatan Kecamatan Arjasa dan seorang pria berinisial MSW (34), Warga Dusun Mandar Desa Kalisangka Kecamatan Arjasa.
Adapun tempat tempat kejadian perkara, berdasarkan informasi dari pihak kepolisian terjadi di jalan kampung Dusun Rabe Desa Angkatan Kecamatan Arjasa.
“Korban MSW mengalami luka robek dibagian pergelangan tangan kanan,” demikian Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti.
Peristiwa berawal saat MSW pulang dari rumah mertuanya mengendarai sepeda motor. Saat berada di jalan kampung Dusun Rabe Desa Angkatan, Arjasa, tiba-tiba korban diberhentikan pelaku yang sedang memegang parang di tangan kanannya.
Merasa dirinya terancam, korban bergegas untuk mengambil celurit yang disimpan dalam jok sepeda motor korban. Namun diwaktu bersamaan, pelaku menyabetkan pedangnya ketubuh korban.
“Namun berhasil ditangkis oleh korban dengan menggunakan celurit yang diambil dari jok kendaraannya,” imbuhnya.
Masih kata Wiiarti, celurit korban terpental atau lepas dari genggamannya saat berusaha menangkis sabetan parang pelaku.
Merasa punya celah, pelaku kembali membacok hingga mengenai pergelangan tangan kanan korban. Setelah itu korban melarikan diri dan berpapasan dengan saudaranya yang mengendarai sepeda motor.
“Kemudian korban dibonceng oleh saudaranya untuk dibawa ke Puskesmas s, selanjutnya dibonceng dan dibawa ke Puskesmas sekaligus melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kangean,”lanjut Widiarti.
Hasil introgasi petugas kepolisian, Misnawi mengakui perbuatannya yang telah membacok MSW dengan menggunakan sebilah parang.
“Adapun kejadian tersebut karena dilatarbelakangi rasa cemburu pelaku karena istrinya dinikahi korban,” pungkas mantan Kapolsek Sumenep Kota ini.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 351 ayat (1) KUH Pidana. Hingga berita ini diunggah, pelaku masih ditahan di Mapolsek Kangean, Sumenep, Madura, Jawa Timur. [lis/fer]





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)