Warga Pamekasan Geger Temuan Bayi Perempuan

Terbit: 7 Agustus 2020 | 16:24 WIB

[vc_row][vc_column][vc_column_text]MADURAEXPOSE.COM Warga Pamekasan digegerkan dengan penemuan bayi dalam kardus yang di duga sengaja dibuang oleh orang tak dikenal. Kamis (06/08/2020)

Penemuan bayi tidak berdosa tersebut diketahui berjenis kelamin perempuan, dengan berat 8 Ons dibenarkan oleh AKP. Moh Tarsun Hidayah SH selaku Kapolsek Kadur.

“Bayi dalam kardus ini ditemukan di Desa Bunder, lokasi tempat tambak garam pinggir jalan”, katanya.

Menurutnya, untuk sementara ini bayi tersebut di duga hasil hubungan diluar nikah.

“Saat ditemukan bayi tersebut di bungkus kaos berwarna kuning dan kain kafan dalam kardus minyak goreng”, tambahnya.

Moh. Tarsun Hidayah menyebutkan bahwa, untuk kronlogisnya waktu itu Sinol Abidin hendak mau ke Pademawu kerumah mertuanya yang melewati jl. Desa Bunder.

“Dalam perjalanan ada pengendara motor N-max mencurigakan berboncengan laki – laki dan perempuan membawa kardus dan langsung meninggalkan kardus tersebut di pinggir jalan, tepatnya di bawah pohon Kornis, kemudian Sinol dengan sepontan berhenti dan membuka kardus tersebut”, terangnya.

Setelah mengetahui Kardus tersebut isinya bayi, Sinol menghubungi keponakannya bernama Sapik (30) warga Tanjung Pademawu, kemudian bayi tersebut di bawa kerumahnya di Dusun Sakadduk Barat, Desa Bungberuh Kecamatan Kadur.

“Mendengar info penemuan bayi tersebut, pihak kami yaitu unit Reskrim Polsek Kadur bersama Kades Bungbaruh membawa dan memeriksakan bayi yang baru ditemukan tersebut ke Puskesmas Kadur untuk dilakukan pemeriksaan kondisi kesehatannya dan kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut kasus penemuan bayi tersebut”, pungkasnya. (M. Halili)[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

  • MADURA EXPOSE

    www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

    Related Posts

    Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

    Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

    10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

    Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *