Pasang Iklan Tanpa Batas Hub.081332778300

MADURAEXPOSE.COM— Dipicu persoalan sepele, dua tukang becak terlilbat cekcok mulut hingga berakhir dengan pemabacokan dengan menggunakan senjata tajam. Dua orang yang terlibat perkelahian hebat itu, yakni Arjono (50) warga Kelurahan Kangenan, yang mengalami luka parah hingga kritis setelah dicabok oleh Moh Syafii (45) warga Dusun Berek Lorong, Desa Peltong, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur Senin (27/03/2017).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di depan toko komputer Inti Data di Jalan Trnuojoyo, Kota Pamekasan. Korban mengalami luka bacok dibagian kepala belakang sepanjang 15 cm x 1 cm x tulang tengkorak dan luka robek dibagian punggung kanan sedalam 3 cm x 1 cm.

“Saat itu pelaku dan korban sama-sama menunggu calon penumpang sambil berkelakar dan korban sempat megolok-olok pelaku karena badannya kecil tidak akan berani carok sambil kepalanya disodorkan ke pelaku,” ujar Kasubag Humas Polres Pamekasan AKP Osa Maliki SH. kepada awak media, Senin.

Tidak terima diolok-olok oleh korban, pelaku yang memiliki tubuh lebih kecil dari korban rupanya tersinggung dan segera membuat perhitungan dengan mengambil sebilah celurit penyabit rumput yang biasa ditaruh dibawah jok becaknya.

Pelaku langsung menyabetkan celurit yang sudah dalam genggaman tersebut dan mengenai kepala korban hingga bersimbah darah. Usai melampiaskan amarahnya, pelaku langsung melarikan diri. Beruntung nyawa korban masih terselamatkan dan saat ini masih dalam perawatan intensif pihak medis di UGD RSUD Slamet Martodiwirjo Pamekasan, Madura, Jawa Timur. [jak/fer]