Warga Desa Sumberejo Tolak Pembangunan Pertokoan

0
998

MADURURA EXPOSE-JATIM. Pembangunan Pertokoan yang masih belum selesai di Desa Sumberejo,Kecamatan Batu dihentikan warga setempat,Minggu (13/3/16). Pasalnya tanah yang rencana dibangun pertokoan tersebut dianggap oleh warga sebagai tanah tukar guling antara warga dengan Perum Villa Cerry yang belum jelas.

“Kami ingin tahu siapa yang akan membangun pertokoan ini,siapa pemiliknya dan kalaupun tanah ini sudah dibeli,kami ingin tahu pembeli dan penjualnya,karena tanah ini masih masih kami anggap sebagai tanah tukar guling dengan Perum Villa Cerry,”kata salah seorang warga yang turut melakukan aksinya dengan memasang papan pengumuman di depan bangunan berukuran 12×8 meter yang sudah sembilan hari dikerjakan tersebut.

Aksi warga Desa Sumberejo Kecamatan Batu yang berjumlah lebih kurang 30 orang tersebut bersikukuh untuk tetap menghentikan pembangunan pertokoan diatas tanah yang dianggapnya sebagai tanah tukar guling.

“Sebelum ada keputusan yang jelas,kami warga Sumberejo melarang siapapun yang akan mendirikan bangunan di tempat ini,”tegas warga yang tidak mau disebut namanya saat melakukan aksi,Minggu (13/3/16).

Sementara itu Kapolres Batu melalui Kasubag Humas Polres Batu,AKP Waluyo kepada infopoljatim.com mengatakan bahwa aksi masa tersebut dapat dikendalikan sehingga tidak terjadi anarkis dalam menyampaikan aspirasinya.

“Kami dari pihak Polres Batu sesuai petunjuk pimpinan,menyarankan agar pihak Kepala Kantor Camat Batu untuk segera menyelesaikan persoalan ini dengan mediasi bersama warga di kantor kelurahan ataupun kecamatan,”kata Waluyo,Minggu (13/3/16).

Selain itu,menurut Waluyo,pihak Polres Batu juga berharap kepada pihak Kelurahan maupun kecamatan segera dapat memberikan kejelasan status tanah tersebut kepada warga.

“Intinya pihak Polres Batu tetap berusaha agar Batu tetap kondusip dengan adanya permasalahan ini,apalagi menjelang Pilwali Kota,” pungkas Waluyo saat dikomfirmasi. (red)