Warga Desa Rajun dihajar Pasutri Hingga Sekarat

0
980
Tipah alias Bu Um, Warga Desa Rajun, Pasongsongan yang menjadi korban penganiayaan pasutri. [Foto:Ferry Arbania/Maduraexpose.com]

Sumenep,Maduraexpose.com- Entah mimpi apa semalam, tiba-tiba Tipah alias Bu Um (45) yang tengah santai dirumahnya tiba-tiba didatangi Sanati tetangga korban yang dengan nada marah-marah sambil memukuli korban, Rabu (11/11/2015).

Menurut keterangan sejumlah saksi, jelang beberapa menit setelah Sanati memukuli korban, datang suami pelaku bernama H.Syamsul.

“Bukannya melerai istrinya yang memukuli Bu Um, tapi H.Samsul malah ikut memukuli korban dengan menggunakan batu yang dihantamkan ke kepalanya”, terang H.Nuruddin (55), suami korban saat berbincang dengan Maduraexpose.com di Puskesmas Pasongsongan, Sumenep, Madura, Rabu sore.

Adanta korban penganiayaan oleh pasangan suami-istri ini semakin terang, setelah korban dilakukan visum dan perawatan intensif di Puskesmas Pasongsongan, Sumenep.

“Korban mengalami luka parah dibagian kepala yang diduga terkena barang tumpul. Ada sembilan jahitan dikepalanya”, ujar Ramdani Hidayatul Wahyudi, Amd, Kep, perawat Puskesmas Pasongsonagn yang menangani korban kepada Maduraexpose.com.

Sementara Abdul Hadi, anggota LSM Petir yang mengawal kasus penganiayaan meminta pihak kepolisian untuk menindak tegas pelaku sesuai yang diharapkan oleh keluarga korban.
“Kasus penganiayaan yang diduga sudah direncanakan oleh pelaku ini sudah kami laporkan ke Polsek Pasongsongan untuk ditangani sesuai hukum”, terangnya kepada Maduraexpose.com.

Hingga berita ini diunggah, korban masih dirawat di Puskesmas Pasongsongan Sumenep, Madura , Jawa Timur.

FERRY ARBANIA