Sejumlah pejabat Kecamatan Guluk-Guluk saat meninjau lokasi longsor 'buatan' yang menewaskan warga Desa Bakeong, Kec Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Senin 29/9/2014 (Dok/MaduraExpose.com)

Sumenep (MaduraExpose.com)- Seorang petani yang tiap harinya bekerja serabutan tewas mengenaskan setelah tubuhnya tertimbun galian tanah di Desa Payudan Nangger, Kecamatan Guluk-Guluk, Sumenep, Madura, Senin (29/9/2014)

Korban meninggal diketahui bernama Ruji (35) warga Dusun Lebilleh Desa Bakeong, Kecamatan Guluk-Guluk. Korban meninggal saat mengangkut tanah galian. Korban sama sekali tidak menyadari kalau tanah galian sedalam hampi 30 meter itu tiba-tiba longsor hingga membuat tubuhnya terkubur reruntuhan tanah.

“Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07:30 WIB Mas”, ujar Mulyadi, saat diloasi kejadian.

Sementara informasi yang berkembang di kalangan masyarakat setempat, tanah persawahan yang sering dilakukan galian tanah tersebut merupakan milik warga.

“Kadang tanah itu di keruk sampai dalam dan tanahnya digunakan untuk bangunan rumah dan kadang untuk keperluan proyek”, imbuhnya.

(fer)