
MADURA EXPOSE-Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kota Makassar Naiysah T Azikin mencurigai makanan Pallu Basa Samalona diduga mengadung bakteri sehingga menyebabkan dua warga Makassar menjadi korban jiwa.
Menurutnya, kecurigaan itu dilihat dari sejumlah sampel makanan yang dimuntahkan oleh korban. Hal ini kemungkinan dari makanannya, lauknya, airnya, atau yang lainnya.
“Tapi kita tunggu saja hasilnya. Biasanya seperti kalau makanan yang mengandung bakteri sehingga menyebabkan orang keracunan jika dikonsumsi. Namun kami tidak ingin berspekulasi apalagi korbannya tewas,” kata Naiysah kepada pojoksulsel.com.
Namun pernyataan Dinas Kesehatan tersebut bertolak belakang dengan hasil penyelidikan polisi.
Kapolsek Rappocini Kompol Muari mengatakan, pasangan suami istri (pasutri) Heriyanto (38) dan Megawati Nurdin (32) beserta 2 putranya Muhammad Abi Sarwan (9) dan Muhammad Danis (3) diduga karena keracunan gas mesin genset.
Pada Minggu (21/2/2016) dini hari, Heriyanto menggunakan mesin genset untuk menyalakan lampu di rumahnya Jalan Pelita Raya Blok A Nomor 2 Kecamatan Rappocini. Hal itu dilakukan karena lampu listrik saat itu padam sekira pukul 01.00 Wita.
Gas mesin genset inilah yang diduga mencemari udara di dalam rumah. Apalagi rumah dalam keadaan pengap karena tidak ada ventilasi rumah tidak memadai.
Selain itu, rumah korban juga dijadikan sebagai tempat usaha percetakan. Banyak cairan thinner yang ada di dalam rumah beserta alat percetakan lainnya.
“Kalau zat itu tercampur di udara dan dihirup oleh manusia memang keras. Apalagi tidak ada pertukaran udara yang maksimal sehingga kondisi ruangan pengap. Analisa sementara, menguatkan dugaan kami gas dari genset yang hidup atau cairan kimia yang menyebabkan korban keracunan,” kata Muari, Senin (22/2/2016).
Muari juga menyebutkan, dari hasil permeriksaan Bidokkes RS Bhayangkara Makassar terhadap sisa muntah korban, tidak ditemukan adanya zat beracun.
“Hasil periksaaan Dokpol terhadap muntahan korban tidak ada tanda zat yang mematikan korban,” kata dia.
(muh asrul/muh fadly/pojoksulsel/fajar)

![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)

![Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Dandim 0827/Sumenep menyerahkan unit truk operasional kepada KDKMP guna menunjang kelancaran distribusi komoditas pertanian perdesaan. [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777353646/kodim-sumenep-serahkan-truk-kdkmp_ijgruy.jpg?_s=public-apps)
![Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Sinergi Lapangan: Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada, memantau langsung progres pembangunan jembatan gantung di Ambunten Tengah dan validasi lapangan program rehabilitasi Rutilahu di wilayah Kecamatan Rubaru, Sabtu (25/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1777177675/dandim-sumenep-tinjau-jembatan-ambunten-dan-rutilahu_r7cgu7.jpg)
![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)