Puluhan wartawan Sumenep diundang makan siang di Kantor PU Cipta Karya Sumenep. Anehnya, sebelum makan mereka diminta untuk tanda tangan sebanyak dua kali. [Dok.MaduraExpose.com]

MADURAEXPOSE.COM–Acara silaturrahim puluhan wartawan di Kantor Dinas PU Cipta Karya Sumenep berakhir tidak menyenangkan dikalangan wartawan.

Pasalnya, dalam pertemuan itu tidak diberi kesempatan bagi awak media untuk melakukan konfirmasi langsung terkait hasil putusan Mahkamah Agung (MA) terhadap hasil kasasi yang bersangkutan atas kasus dugaan pencemaran nama baik, yang sebelumnya berurusan dengan pihak institusi Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Katanya silaturrahim wartawan dengan pimpina Dinas PU Cipta Karya. Tapi dalam pertemuan itu nggak ada pemabahasan terkait hasil putusan kasasi di MA. Sebagai mitra, harusnya Pak Bambang tidak keberatan membahas masalah itu langsung dengan rekan-rekan media,” ujar wartawan usai pertemuan dengan Kadis Cipta Karya Sumenep.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Beberapa awak media yang lain malah ada yang menyindir, acara tersebut tak ubahnya seperti acara resepsi yang datang untuk sekedar makan.

“Anehnya, kita disuruh tanda tangan dulu sebelum masuk ke acara. Habis itu kita hanya disuruh makan siang. Kalau cuma mau makan bareng begitu, harusnya tidak harus tanda tangan segala,” ujar Trisna, salah satu wartawan online Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Sementara Bambang Iriyanto, Kadis Cipta Karya, saat hendak dimintai komentar keluhan awak media tersebut, pihaknya hanya tersenyum dan enggan memberikan tanggapan. [Ferry]