Waduh, Demi Sepiring Nasi, Puluhan Wartawan Dipaksa Tanda Tangan

Terbit: 17 Oktober 2016 | 14:05 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Acara silaturrahim puluhan wartawan di Kantor Dinas PU Cipta Karya Sumenep berakhir tidak menyenangkan dikalangan wartawan.

Pasalnya, dalam pertemuan itu tidak diberi kesempatan bagi awak media untuk melakukan konfirmasi langsung terkait hasil putusan Mahkamah Agung (MA) terhadap hasil kasasi yang bersangkutan atas kasus dugaan pencemaran nama baik, yang sebelumnya berurusan dengan pihak institusi Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur.

“Katanya silaturrahim wartawan dengan pimpina Dinas PU Cipta Karya. Tapi dalam pertemuan itu nggak ada pemabahasan terkait hasil putusan kasasi di MA. Sebagai mitra, harusnya Pak Bambang tidak keberatan membahas masalah itu langsung dengan rekan-rekan media,” ujar wartawan usai pertemuan dengan Kadis Cipta Karya Sumenep.

Beberapa awak media yang lain malah ada yang menyindir, acara tersebut tak ubahnya seperti acara resepsi yang datang untuk sekedar makan.

“Anehnya, kita disuruh tanda tangan dulu sebelum masuk ke acara. Habis itu kita hanya disuruh makan siang. Kalau cuma mau makan bareng begitu, harusnya tidak harus tanda tangan segala,” ujar Trisna, salah satu wartawan online Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Sementara Bambang Iriyanto, Kadis Cipta Karya, saat hendak dimintai komentar keluhan awak media tersebut, pihaknya hanya tersenyum dan enggan memberikan tanggapan. [Ferry]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *