Visit Sumenep 2018, Pelabuhan Timur Kota Menyebalkan!

Terbit: 10 Juni 2017 | 04:28 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Tahun depan Kabupaten Sumenep akan menggelar Visit Sumenep 2018, namun anehnya pelabuhan paling dekat dengan kawasan Kota setempat dibiarkan tidak terurus dan kondisinya sudah semakin menyebalkan. Belum lagi, dalam waktu dekat umat Islam akan menikmati Hari Raya Idul Fitri dikampung halaman mereka.

Jeleknya pelabuhan Kalianget, diprediksi akan kembali dikeluhkan bagi warga disaat arus mudik dan arus balik lebaran tiba.

Pantauan sejumlah awak media baru-baru ini, di pelabuhan tersebut kerap ditemukan tumpukan material dermaga yang sudah kocar kacir, dan mengesankan kondisi pelabuhan Kalianget tidak terawat dan tidak layak pakai.

Masalah tersebut disampaikan tokoh Masyarakat Kecamatan Kalianget Sarkawi, yang menyebutkan jika kondisi dermaga di pelabuhan kalianget saat ini tidak layak untuk dijadikan tempat sandarnya kapal atau perahu.

“Sudah dua kali perahu milik nelayan karam,akibat terbentur kapal besar. Karena lokasi sandarnya Cuma satu,” ungkapnya keapada awak media.

Selain itu, sejumlah fasilitas seperti akses jalan menuju pebuhan rusak parah, dan juga sejumlah sarana dan prasarana yang lain juga sangat tidak refresentatif. Dermaga yang saat ini putus menjadi sering dilalui warga yang hendak menaikkan barang bawaannya ke atas perahu atau kapal.

Padahal, menurutnya pelabuhan itu menjadi pusat kegiatan warga untuk melintas ke sejumlah daerah kepuluan. Seperti kapal perintis jurusan Raas, Sapudi, Situbondo dan Jangkar.

”Kalau diistilahkan, jalur ini merupakan jalur padat dilalui masyarakat. Namun, kondisinya cukup memprihatinkan. Harusnya cukup baik, apalagi menjelang mudik lebaran,” sesalnya.

Ist Pintu utama.Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur/Istimewa.

Oleh sebab itu, pihaknya berharap pemerintah tidak berpangku tangan dengan kondisi rusak parahnya pelabuhan itu. Yakni, pemerintah hendaknya melakukan perbaikan secepatnya, mengingat pelabuhan tersebut cukup bergengsi bagi masyarakat kepulauan.

”Kami minta pelabuhan itu untuk segera dilakukan perbaikan. Supaya masyarakat merasa nyaman, dan tidak terkesan di-anak tirikan,” harapnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sustono mengatakan pengelolaan pelabuhan kalianget dikelola oleh Pemerintah Porvinsi Jawa Timur. Dengan begitu pemeliharaan merupakan tanggungjawab pemerintah provinsi.

Namun, Sustono berjanji akan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi jawa timur untuk segera dilakukan perbaikan.

(mmo/din)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *