Panglima TNI: Jawa Timur Barometer Keamanan Nasional

Terbit: 10 Juni 2017 | 04:39 WIB

MADURAEXPOSE.COM– Surabaya – Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menilai Jawa Timur menjadi barometer keamanan nasional menyusul tingkat kondusivitas provinsi tersebut yang bagus.

“Selama 8 bulan di Jakarta terjadi bermacam-macam, tetapi di Jawa Timur kondisinya adem ayem, guyub, rukun,” kata Gatot di sela-sela silaturahmi dengan prajurit TNI-Polri dan komponen masyarakat di Bumi Marinir Karangpilang, Surabaya, Jumat 9 Juni 2017.

Mantan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) V/Brawijaya itu pun berkeyakinan bahwa di Jawa Timur ini kondisinya guyub rukun karena masyarakat masih menghargai dan patuh kepada ulamanya.

“Saya bersyukur akhirnya bisa bersilaturahmi dengan ulama, prajurit TNI, marinir, polisi dan juga dengan warga lainnya,” ujar Gatot dikutip dari Antara.

Dalam kesempatan itu, mantan Kepala Staf Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (Kasad) tersebut juga sempat bercerita tentang seorang dosen dengan mahasiswanya yang ingin mengerjai seorang tukang kebun di sebuah masjid.

“Ada cerita seorang mahasiswa berencana menyembunyikan sepatu tukang kebun, tetapi oleh dosennya diperingatkan, kalau ingin bahagia jangan di atas penderitaan orang lain,” katanya.

Kemudian, lanjut Gatot, dosen tersebut meminta kepada mahasiswanya untuk memasukkan uang ke dalam sepatu tukang kebun tersebut.

“Hingga akhirnya, tukang kebun yang keluar dari masjid mencoba sepatunya. Berasa ada yang aneh, kemudian tukang kebun tersebut melihat ada uang di dalamnya. Berkali-kali tukang kebun itu kemudian menengadah berucap syukur,” ujar dia.

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo disambut Salawat Badar di Makassar. (puspen TNI)

Panglima TNI mengemukakan, ada kebahagiaan yang lebih didapatkan bila dapat membahagiakan orang lain, seperti pada cerita semacam itu.

“Ada kebahagiaan lebih yang bisa didapatkan. Selain itu, ada beberapa yang bisa dilakukan yaitu memaafkan orang yang dendam, mendoakan sahabat orang lain dan juga mendoakan orang lain,” ujar Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

(LP6/NET)

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Mimpi Buruk ‘Paman Sam’ di Tanah Persia: Mengapa Iran Sulit Ditaklukkan?

Terbit: 8 April 2026 | 04:00 WIB SUMENEP, MaduraExpose.com – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyeret nama Iran ke pusaran spekulasi militer global. Di tengah “jurus mabuk” kebijakan luar…

Jari Netanyahu dan Nalar Sundar Pichai: Mengapa Algoritma Tak Bisa Dibodohi Narasi Receh?

Terbit: 20 Maret 2026 | 10:04 WIB Oleh: Redaksi Madura Expose Strategic PENGANTAR: DRAMA JARI VS LOGIKA DATA Dunia maya sedang gempar dengan hal-hal trivial. Media-media nasional bertransformasi menjadi “detektif…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *