Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta Diresmikan

Terbit: 10 Maret 2017 | 17:24 WIB

MADURAEXPOSE.COM–Menteri Negara Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir meresmikan pembukaan Universitas Nahdhatul Ulama (UNU) di Yogyakarta, Jumat (10/3). Hadir dalam peresmian tersebut Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj.

Peresmian kampus UNU Yogyakarta juga diikuti dengan pelantikan rektor pertama UNU Yogyakarta oleh Said Aqil Siroj. Rektor pertama UNU Yogyakarta adalah wakil ketua PWNU DIY bidang Kajian Strategis dan Perguruan Tinggi yang juga guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Prof Purwo Santoso.

SK pendirian UNU Yogyakarta langsung diserahkan Menristekdikti kepada Said Aqil Siroj. Dalam sambutannya, Menristekdikti mengatakan, UNU harus bisa istiqamah sesuai aturan yang ada untuk bisa menjadi perguruan tinggi yang berkualitas. UNU harus bida mengawal pendidikan dengan baik.

Ini dilakukan dengan bekerja keras dan jangan berputus asa. Dengan kehadiran UNU, jumlah perguruan tinggi di DIY mencapai 106. Jumlah PT di Indonesia sendiri mencapai 4525 termasuk yang di bawah Kementerian Agama.

Sementara itu, Said Aqil mengatakan, Islam bukan hanya akidah dan syariah, bukan hanya ibadah dan ritual saja, tetapi juga agama budaya, peradaban dan agama kemajuan, serta kemanusiaan.

Menurut dia, Rasullulah SAW tidak pernah mendeklarasikan berdirinya negara agama Islam dan negara Arab. Tetapi, membangun konstitusi modern, bukan konstitusi etnik. Targetnya yakni membangun peradaban.

Ketua PWNU DIY Prof Nizar Ali menambahkan pendirian UNU Yogyakarta sudah sejak lama didiskusikan. Desain UNU Yogyakarta dirancang agar bisa mengajarkan Ahlussunah waljamaah pada mahasiswa dengan leading sector-nya adalah Fakulrtas Dirasah Islamiyah. “UNU Yogya kita jadikan sebagai pendidikan kader NU di Indonesia,” ujarnya.

Pertama berdiri, UNU Yogyakarta memiliki lima fakultas. Antara lain Fakultas Dirasah Islamiyah, Fakultas Teknologi Informasi, Fakultas Industri Halal, Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Pendidikan. Terdapat 11 program studi yang masuk dalam lima fakultas tersebut.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutan yang dibacakan Wakil Gubernur DIY KGPA Pakualam X, berharap UNU Yogya memiliki karakter khusus yang tidak dimiliki perguruan tinggi lain di Yogyakarta. “Dengan pendidikan di UNU diharapkan lahir generasi yang cerdas yang bertakwa,” ujarnya.

[rol]

MADURA EXPOSE

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Dandim ‘Sowan’ ke Annuqayah: Menguji Resiliensi Birokrasi di Rahim Pesantren

Dandim 0827 Sumenep Letkol Inf Citra Persada silaturahmi ke Ponpes Annuqayah Guluk-Guluk.

Nalar Sirkular: Ketika Pesantren Menaklukkan Paradigma ‘Limbah’

Terbit: 21 Maret 2026 | 09:30 WIB MADURAEXPOSE.COM | SUMENEP – Di tengah krisis pengelolaan sampah nasional, institusi pendidikan tradisional Islam (Pesantren) justru muncul sebagai pionir ekonomi sirkular yang pragmatis…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *