Scroll untuk baca artikel
Catatan RedaksiHeadline NewsPilkada

Unais-Ali Fikri Bersatu Fokus Perubahan, Kekuatan Finansial Tak Lagi Jadi Ukuran

Avatar photo
1267
×

Unais-Ali Fikri Bersatu Fokus Perubahan, Kekuatan Finansial Tak Lagi Jadi Ukuran

Sebarkan artikel ini

Oleh Ferry Arbania

Obrolan tentang calon Pilkada Sumenep 2024 yang ditargetkan mampu melawan petahana menjadi perbincangan menarik, mulai dari cafe-cafe, rumah makan hingga warung kopi tak jauh dari Rumah Dinas Wakil Bupati, yang oleh sebagian pecinta kopi disebut-sebut sebagai “Kopi Joninya Hotman Paris” di Sumenep. Warung sederhana dengan pedagang yang ramah, orang-orang memplesetkan dengan istilah “Warung Sun Institute”.

Saking ramainya penikmat kopi di Warung Sun itu, seorang Reporter Radio sampai-sampai membuatkan Grup WA dengan nama SUN INSTITUTE.

Beberapa group WA aktivis di Sumenep sejak dua hari terakhir ramai perbincangan soal pencalonan KH Unais Ali Hisyam (Ponpes Aswaj) dan KH Ali Fikri (Ponpes Annuqayah) yang digadang-gadang menjadi kekuatan kunci dalam menyatukan suara Ulama dan Santri menjelang Pilkada Sumenep 2024.

Banyak pihak, termasuk sejumlah elit politik di Sumenep menaruh harapan besar bersatunya KH Ali Fikri dan KH Unais Ali Hisyam dalam pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati yang dijadwalkan November 2024. Bahkan sejumlah Netizen di sejumlah grup WA dengan sangat yakinnya, apabila dua tokoh pesantren itu menjadi satu pasangan calon, maka Paslon lain pasti dibuat tak berkutik.

Ada juga yang mengusulkan, andaikata KH Unais tak direkom lagi oleh parpolnya (PKB), maka sebaiknya melalui kendaraan PPP dan parpol koalisi lainnya seperti dilakukan KH Ramdlan Siraj pada Pilkada 2005 KH. saat berpasangan dengan Drs. Moh. Dahlan, yang tetap menang tanpa PKB.

“Mun Kiai Unais dan Kiai Fikri jadi pasangan calon, calon SE Laen tedung (kalau Kiai Unais dan Kiai Fikri jadi satu Paslon, maka calon yang lain tidur, ” celetuk Netizen di salah satu grup WA.

------------------------