Madura Expose–Sejak kemarin sore,situasi politik di DPRD Sumenep diwarnai gonjang ganjing oleh munculnya isu pemecatan Herman Dali Kusuma, Ketua DPRD Sumenep dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Bahkan HP Ketua DPRD Sumenep mulai pelit dalam merespon konfirmasi awak media. Dua nomor ponsel pribadi miliknya, sejak kemarin malah tak merespon,termauk juga konfirmasi via SMS sampai sekarang belum juga dibalas,apakah benar terjadi pergantian pucuk pimpinan DPRD Sumenep,Madura,Jawa Timur.

Sementara,informasi yang berkembang dikalangan politisi PKB, adanya rumor pergantian Ketua Dewan itu ditengarai karena usulan yang dilayangkan oleh pihak DPC PKB. Bahkan informasi yang beredar dikalangan wartawan menyebutkan,teerjadinya pengusulan pergantian Ketua dewan itu setelah Dulsiam terdepak dari posisinya sebagai Ketua Komisi III.

Untuk diketahui, baik Dulsiam maupun Herman Dali Kusuma, sama-sama anggota dewan dari Fraksi PKB DPRD Sumenep. Informasinya, usulan yang dilayangkan DPC ke DPP PKB sudah mendapat lampu hijau.

“Insya Allah hanya tinggal menunggu waktu proses pergantian pucuk pimpinan DPRD Sumenep,” demikian iformasi yang beredar dikalangan awak media.

Untuk memastikan benar tidaknya informasi yang beredar saat ini, pihak media mencoba melakukan konfirmasi langsung kepada
Ketua DPC PKB Sumenep,yakni KH Imam Hasyim.

Kiai yang juga mantan Ketua DPRD Sumenep ini kepada wartawan sama sekali tidak membantah. Bahkan ikut membenarkan adanya isu pergantian Ketua DPRD Sumenep.

“Insya Allah dalam minggu ini sudah ada pergantian. Dul Siam akan menjadi pengganti (Herman Dali Kusuma, Red, ” beber KH. Imam Hasyim melalui sambungan telpon pribadinya.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

Disinggung kesalahan apa yang dilakukan Herman Dali hingga harus diganti sebagai Ketua DPRD, imam beralasan tak ada kesalaha. Hanya saja, pihaknya menilai yang bersangkutan dianggap kurang mampu dalam memimpin DPRD Sumenep.

HotNews:  Jejak Digital Indra Wahyudi, Dari Ecek-Ecek Hingga Nyaris di Bogem Pegawai RSUD Sumenep

“Ya kurang mampu saja dalam memimpin (DPRD), ”imbuhnya menegaskan.

KH Imam Hasyim, Ketua DPC PKB Sumenep

Politisi yang juga pengasuh Pondok Pesantren itu menambahkan, hal yang paling fatal dibawah kepemimpinan Herman Dali Kusuma, sambung Imam Hasyim, dalam hal menentukan kebijakan tepat,seperti keberadaan Badan Kehormatan -BK DPRD, sampai saat ini belum beres karena masih digantung.

” Aneh, dewan tidak punya badan etik. Termasuk masalah Komisi Informasi juga tidak jelas. Berarti (Ketua DPRD Sumenep) tidak mampu, ” beber Imam Hasyim blak-blakan. (dbs/fer)