Tragedi Kebakaran Kios Laundry di Pasar Jenggara, Satu Karyawati Tewas Terjebak

Terbit: 15 Oktober 2025 | 19:59 WIB

SUMENEP – Kebakaran melanda sebuah kios penatu di area Pasar Jenggara, Jalan Raya Gapura, Desa Paberasan, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, pada Rabu (15/10/2025) sekitar pukul 14.15 WIB.

 

Dalam insiden tersebut, seorang karyawati bernama Qori’ Imani (39), warga Desa Baban, Kecamatan Gapura, meninggal dunia akibat terjebak di dalam ruangan saat api berkobar.

 

 

Kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik pada setrika uap yang kemudian menyambar tabung gas elpiji 3 kilogram, sehingga menimbulkan ledakan kecil dan memicu kobaran api yang membesar dengan cepat.

 

 

Pemilik usaha penatu, Sinta Permata Dewi (28), menjelaskan bahwa ia sempat mendengar suara ledakan dari arah kios sebelum api muncul. Tak lama kemudian, korban Qori’ Imani berteriak meminta tolong dari dalam ruangan belakang.

 

 

“Saya mendengar suara ledakan kecil dan teriakan dari dalam. Begitu saya keluar, api sudah besar. Saya langsung meminta bantuan warga untuk memadamkan api,” tutur Sinta dengan nada haru.

 

 

Warga sekitar berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya sebelum akhirnya mobil pemadam kebakaran tiba sekitar 30 menit kemudian, dibantu personel Polsek Sumenep Kota. Setelah api berhasil dipadamkan, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di ruang belakang dengan luka bakar di sekujur tubuh.

 

 

Kapolsek Sumenep Kota AKP Maliyanto Effendi, S.H., M.H., bersama anggota Reskrim dan Identifikasi Polres Sumenep, langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, serta mengumpulkan keterangan saksi. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk dilakukan visum luar.

 

 

Sementara itu, Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti, S.H., menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas peristiwa tersebut dan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap potensi bahaya kebakaran di lingkungan usaha maupun rumah tangga.

 

“Kami turut berduka cita atas musibah ini. Polres Sumenep mengimbau masyarakat agar selalu memastikan instalasi listrik dan penggunaan gas elpiji dalam kondisi aman. Jangan menyepelekan hal kecil seperti kabel yang terkelupas atau stop kontak longgar karena bisa memicu kebakaran,” ungkap AKP Widiarti.

 

 

Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran tersebut menelan kerugian materiil sekitar Rp80 juta, sementara penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan oleh Satreskrim Polres Sumenep untuk memastikan penyebab pasti kejadian.

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *