#Topeng dalang perawas saat menghibur masyarakat di Lapangan Gotong Royong Sumenep, Madura, Jawa Timur. [Dok.MaduraExpose.com]

MADURA EXPOSE—Penampilan topeng dalang Perawas asal Slopeng, Kecamatan Dasuk Sumenep, Madura, Jawa Timur menyedot perhatian banyak

orang, yang tengah menikmati malam minggu di Lapangan Gotong Royong, Disbudparpora Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Menurut Sufianto, Kepala Disbudparpoora Kabupaten Sumenep kepada MaduraExpose.com menjelaskan, penampilan topeng dalang Perawas malam ini menjadi kejutan

tersendiri bagi masyarakat karena topeng dalang yang diketuai Ki Marto ini, sering tampil di Bali dan bahhkan Amerika Serikat.

“Sebuah survive bagi masyarakat Sumenep, karena malam ini Pewaras tampil spektakuler dilapangan Gotong Royong. Penampilan ini dalam rangka menyongsong hari

jadi Sumenep yang ke 747. Topeng dalang pewaris ini pernah tampil juga di Amerika Serikat lho,” ujar Sufianto, Kepala Disbudparpora Kabupaten Sumeep saat

berbicang dengan MaduraExpose.com di area pangguang terbuka lapangan Gotong Royong Sumenep, Madura, Jawa Timur, Sabtu Malam 27 Agustus 2016.

Istimewanya lagi, topeng dalang Perawas ini, lanjut Sufianto, mampu menghidupkan racikan musik tradisional seperti gamelan, gendang, seruling dan sejumlah alat

musik tradisional lainnya.

“Seperti kita saksikan bersama, kreativitas musiknya yang khas, membuat panggung terasa hidup dan memiliki ruh dan seakan-akan membawa penonton pada suasana

tempo dulu yang penuh sejarah dan makna, “imbuhnya.

Pihaknya juga mengaku siap menampung masukan dari para topeng dalang yang ada di seluruh kabupaten Sumenep. Lebih dari itu, pihaknya menginginkan adaya

kreasi sendiri dari seluruh pimilik topeng dalang, seeprti membuat penampilan yang mengisahkan tentang kehidupan raja-raja Sumenep, yang dinilai tidak kalah serunya

dengan kisah Mahabarata ataupun kisah lain yang dinukil dari tokoh-tokoh luar Madura.

” Inysa Allah kami siap menampung masukan atau aspirasi dari para pelaku topeng dalang di Kabupaten Sumenep, andaikata ada yang berminat untuk mengangkat

kisah raja-raja Sumenep dalam pewayangan ataupun topeng dalang,”pungkasnya.

Sementara Ki Marto, Ketua topeng dalang Perawas, dihubungi MaduraExpose,com mengaku sudah puluhan tahun menekuni dalang topeng tersebut.

“Khusus topeng dalang perawas, usianya kini sudah mencapai 170 tahun. Alhamdulillah sampai detik masih eksis. Kami sangat berterimakasih kepada Disbudparpora

Sumenep yang selalu memberi ruang bagi kami berkreativitas,” ungkapnya singkat. [Ferry]