Terobosan Baru Kemenag Sumenep: ‘SpHeal Blessing’ Kolaborasi Medis-Spiritual untuk Pemulihan Pasien

Terbit: 5 Agustus 2025 | 23:29 WIB

SUMENEP, Madura Expose — Sebuah terobosan inovatif di bidang pelayanan kesehatan spiritual diluncurkan oleh Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep. Program bernama “SpHeal Blessing” ini menggabungkan pendekatan medis dan spiritual untuk pemulihan pasien secara holistik. Digagas oleh Ahmad Hudaifah, inisiatif ini langsung mendapat sambutan hangat dan dukungan penuh dari Kantor Kemenag Sumenep serta Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) setempat.

Sinergi Medis dan Spiritual

Program “SpHeal Blessing” dirancang untuk menjembatani kebutuhan fisik dan spiritual pasien. Jika selama ini fokus utama penanganan pasien adalah pada aspek medis, program ini hadir untuk melengkapi dengan pendampingan spiritual, sebuah elemen krusial yang sering kali terlupakan dalam proses pemulihan.

“Program ini memiliki nilai strategis sebagai penguatan peran penyuluh dalam mendampingi masyarakat secara menyeluruh,” ujar Kepala Kantor Kemenag Sumenep, Abdul Wasid, saat menyambut baik peluncuran program ini, Senin (4/8/2025). Ia menambahkan bahwa “SpHeal Blessing” layak menjadi bagian dari Rencana Strategis (Renstra) IPARI Sumenep.

Dukungan Penuh dari IPARI Sumenep

Inovasi ini juga mendapat respons positif dari kalangan penyuluh agama. Ketua Pengurus Daerah IPARI Kabupaten Sumenep, Moh. Halili, menegaskan komitmen organisasinya untuk mendukung penuh program tersebut.

“Program ini telah kami masukkan dalam Renstra PD IPARI Sumenep tahun 2025. Ini menunjukkan keseriusan kami dalam mendukung pemulihan pasien melalui pendekatan mental dan spiritual,” terang Moh. Halili.

Dengan adanya program ini, diharapkan terjadi sinergi yang lebih kuat antara tenaga medis dan penyuluh agama. Layanan kesehatan tidak lagi hanya sebatas pengobatan fisik, tetapi juga mencakup pemulihan mental dan ketenangan spiritual yang dapat mempercepat proses penyembuhan pasien. Program “SpHeal Blessing” diharapkan menjadi model pelayanan yang komprehensif, relevan dengan kebutuhan masyarakat modern yang semakin menyadari pentingnya keseimbangan jiwa dan raga. [dbs/rri/gmn/fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Sidak Pasar Anom: Kapolres Sumenep Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil

Terbit: 21 April 2026 | 23:20 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Menjaga stabilitas rantai pasok bahan pangan strategis, Kapolres Sumenep AKBP Anang Hardiyanto, S.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng…

10 Hari Menuju Sensus Ekonomi 2026: Menakar Ulang Nadi Ekonomi Sumenep

Terbit: 21 April 2026 | 22:50 WIB Sumenep (MaduraExpose.com) – Sepuluh hari tersisa sebelum hajatan besar data nasional, Sensus Ekonomi 2026, resmi digelar. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep kini…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *