
MADURA EXPOSE—Hari itu tanggal 4 Oktober 2014, ratusan anggota Polres Pamekasan dari berbagai satuan semisal satuan Reserse dan Kriminal, Samapta, Satuan Lalu Lintas dan Intelkam Polres, tengah mengikuti aple pagi di halaman luas Mapolres Pamekasan.
Diluar dugaan banyak orang, tiba-tiba terdengar suara riuh sejumlah anggota Polres yang terlihat gusar dan berteriak lantang menyuarakan agar Wakapolres Pamekasan Kompol Hartono yang baru saja memimpin apel supaya mundur dari jabatannya dan segera pindah dari Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
Dilansir dari sejumlah sumber berita terpercaya, anggota Polres yang paling banyak berunjuk rasa saat itu dari anggota reskrim. Selain menuntut Wakapolres mundur, pengunjuk rasa ini juga meminta Kabag Sumda Kompol Sugeng Susanto, Kabag Ops Kompol Slamet Readi untuk segera pindah dari Mapolres Pamekasan dengan alasan yang sama seperti yang ditudingkan kepada Wakapolres Pamekasan, Madura.
Untuk diingat, ratusan anggota polisi yang berunjuk rasa saat itu, paling banyak dari anggota Reskrim, yang pada saat itu Kasat Reskrim Polres Pamekasan AKP Moh Nur Amin, yang saat ini menjabat Kasatreskrim Polres Sumenep.
Saat unjuk rasa berlangsung, AKP Moh Nur Amin berusaha keras menghalangi dan mencegah aksi anak buahnya itu, namun tak digubris. Malah dengan beringas, anak buahnya itu menyegel ruang kerja Kasat Reskrim yang tengah bersitegang dengan sejumlah wartawan Sumenep itu dengan menggunakan garis polisi (police line).[ant/fer]



![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
