Ternyata, Kepala Dinas Pertanian Sumenep Itu Preman!!!

Terbit: 27 September 2016 | 15:07 WIB

MADURA EXPOSE: Pernyataan mengejutkan datang dari Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Sumenep, Bambang Heriyanto, usai menemui pengunjuk rasa di kantornya di Jalan Manikam, Kelurahan Bangselok, Kota Sumenep kemarin.

“Saya ini mantan preman,” ujar Bambang Hariyanto, Kepala Dinas Pertanian Sumenep didepan awak media.

Pernyataan Bambang ini menuai sorotan banyak kalangan, karena dianggap tidak sopan dan tidak menghargai kalangan mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi mereka melalui aksi unjuk rasa.

“Sangat disayangkan sekelas Kepala Dinas Pertanian berbicara mantan preman. Harusnya itu tidak diucapkan kalau maksudnya untuk menakut-nakuti mahasiswa,” terang Imam Arifin, Ketua Aliansi Pemuda Sumenep (APS) saat beerbincang dengan MaduraExpose.com Selasa (28/09/2016).

Sementara Bambang Heriyanto, Kepala Dinas Pertanian, ketika ditanya tentang apa maksud dirinya mengatakan preman didepan mahasiswa dan wartawan, pria berkumis itu beralibi sebagai bentuk keberanian dalam mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai kepala dinas.

“Artinya Bos (preman itu,Red) pemimpin yang berani bertanggung jawab terhadap tugas dan tanggung jawabnya, begitu bos,” kata Bambang Heriyanto, Kepala Dinas Pertanian Sumenep melalui pesan singkat yang diterima Madura Expose. [Ais/Fer]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *