Bambang Heriyanto, Kepala Dinas Pertanian Sumenep saat didemo puluhan mahasiswa. [Dok.MaduraExpose.com]

MADURA EXPOSE: Pernyataan mengejutkan datang dari Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Sumenep, Bambang Heriyanto, usai menemui pengunjuk rasa di kantornya di Jalan Manikam, Kelurahan Bangselok, Kota Sumenep kemarin.

“Saya ini mantan preman,” ujar Bambang Hariyanto, Kepala Dinas Pertanian Sumenep didepan awak media.

Pernyataan Bambang ini menuai sorotan banyak kalangan, karena dianggap tidak sopan dan tidak menghargai kalangan mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi mereka melalui aksi unjuk rasa.

MADURA EXPOSE, MENGAWAL KEPASTIAN HUKUM

“Sangat disayangkan sekelas Kepala Dinas Pertanian berbicara mantan preman. Harusnya itu tidak diucapkan kalau maksudnya untuk menakut-nakuti mahasiswa,” terang Imam Arifin, Ketua Aliansi Pemuda Sumenep (APS) saat beerbincang dengan MaduraExpose.com Selasa (28/09/2016).

Sementara Bambang Heriyanto, Kepala Dinas Pertanian, ketika ditanya tentang apa maksud dirinya mengatakan preman didepan mahasiswa dan wartawan, pria berkumis itu beralibi sebagai bentuk keberanian dalam mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai kepala dinas.

“Artinya Bos (preman itu,Red) pemimpin yang berani bertanggung jawab terhadap tugas dan tanggung jawabnya, begitu bos,” kata Bambang Heriyanto, Kepala Dinas Pertanian Sumenep melalui pesan singkat yang diterima Madura Expose. [Ais/Fer]