Ternyata Ini Ciri-Ciri Mayat Tanpa Kepala di Sumenep

Terbit: 16 Agustus 2016 | 14:55 WIB

MADURA EXPOSE–Warga Desa Gedugan, Kecamatan Gili genting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, digegerkan penemuan sesosok mayat tanpa kepala, menyembul di bibir pantai Kahuripan Desa Gedugan, Sabtu (13/8/2016) lalu.

Mayat yang diperkirakan sudah lama meninggal dan saat ini sudah tinggal kerangkanya, ditemukan pertama kali oleh Bunawi (54), warga Desa Gedugan, Kecamatan Gili Genting, saat mencari ikan.

Adapun ciri-ciri mayat yang ditemukan pencari ikan itu, mengenakan kaos lengan pendek warna hitam berkerah, yang dipadu celana pendek kombinasi hitam abu-abu bertuliskan adidas.

Penemuan mayat tersebut selanjutnya, dilaporkan Bunawi kepada anggota Koramil Gili genting, yang ditindak lanjuti oleh dua anggota mendatangi TKP dan menbongkar sedikit pasir yang menutupi mayat tersebut.

Karena informasi dari pencari ikan itu benar adanya, anggota koramil Gili Genting melaporkan nelayan itu, kepada Kepala Desa Gedugan (Rusman) yang diteruskan kepada Polsek Gili Genting.

Setelah menerima laporan tersebut sekira pukul 13.30 Wib. anggota Polsek Giligenting Bripka Bukarna, Brig Yoyon S. dan Brig. Dayat, bersama 2 anggota Koramil dan Kepala Desa Gedugan mengecek bersama-sama ke TKP penemuan.

Selanjutnya, oleh Kepala Desa Gedugan dibantu warga membongkar kerangka mayat, yang hampir sepenuhnya tertimbun pasir, dan mengumpulkan tulang belulangnya.

Namun karena sesuai ciri-ciri baju yang dikenakan serta ciri-ciri lain mayat tersebut bukan warga Gedugan yang hilang dilaut awal tahun 2015 lalu, maka mayat tersebut dimakamkan kembali, sebagaimana layaknya pemakaman orang meninggal.

Oleh masyarakat, kuburan Mr X yang ditemukan dibibir pantai itu, ditandai dengan dua nisan dari batu.

[Din/Red]

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

JCH Pamekasan Kantongi Visa, Siap Terbang ke Tanah Suci Mei Mendatang

Terbit: 21 April 2026 | 23:56 WIB Pamekasan (MaduraExpose.com) – Kabar menggembirakan bagi ribuan Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Pamekasan. Sebanyak 1.384 jemaah dipastikan telah melengkapi seluruh persyaratan administratif,…

Arjuna di Cikeas dan Restu dari Majapahit

Terbit: 31 Maret 2026 | 01:00 WIB JAKARTA — Sebuah penantian panjang di kediaman Cikeas akhirnya bermuara pada syukur yang mendalam. Minggu malam (29/3/2026), tepat pukul 19.28 WIB, keluarga besar…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *