Sumenep,Maduraexpose.com- Sejak beberapa bulan terakhir, para pengendara yang melintas di sepanjang Jalan Raya perbatasan Lenteng-Batuan, Sumenep mulai merasa tidak aman dalam berkendara. Pasalnya, di sepanjang ribuan meter jalan tersebut baru saja dilaksanakan pengaspalan dengan cara menutupi fisik jalan sebelumnya.

“Otomatis marka jalan terhapus oleh aspal baru. Dan hal inilah yang bisa memicu kengerian bagi pengendara. Karena sampai detik ini belum dikasih marka jalan yang membuat pengendara kadang terlalu ketengah saat kendaraan saling melintas dari arah yang beralawanan”, ujar Irhal, seorang pengemudi yang berhenti di perbatasan Jalan Raya Lenteng Batuan, Sumenep, Selasa (24/11/2015).

Ia mengaku hampir saja mati sia-sia karena kaget membanting setir,saaat sebuah mobil sales rokok terlalu ketengah menggunakan ruas jalan dikawasan tersebut.

“Saya sudah menggunakan standar penggunaan jalan sesuai kapasitas mobil saya. Hampir saja terjadi tabrakan yang dipicu kebingungan para pengemudi saat melaju di jalan raya tanpa marka”, imbuhnya.

Pihaknya berharap semua pihak terkait yang berkompeten untuk memperhatikan sekesalamatan para pengguna jalan, terutama di jalur menuju Lingkar Barat, Sepanjang jalan kecamatan Batuan hingga perbatasan menuhu wilayah Kecamatan Lenteng Sumenep sangat berbahaya.

(mex/fer)