
https://youtu.be/BNlktbg5bVY
SUMENEP MADURAEXPOSE.COM–Setelah sukses mengantarkan dirinya menjadi Anggota DPRD provinsi Jawa Timur priode 2019-2024 melalui tiket Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Nurfitriana akhirnya bersedia mencalonkan dirinya sebagai Bakal Calon Bupati (Bacabup).
Politisi berparas ayu, yang tak lain Istri Bupati Sumenep, A. Buya Busyro Karim ini, diyakini banyak pihak memiliki kekuatan politik dan basis dukungan yang jelas setelah bertahun-tahun mendampingi tugas suaminya di tanah Sumekar ini.
Dan bukan sekedar isapan jempol, peluang Nur Fitriana dalam pertarungan politik Pilkada Sumenep 2020 melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) digadang-gadang menjadi kekuatan power menghidupkan mesin partai dalam menaklukkan rivalnya. Belum lagi pengarug Busyro Karim yang tak diragukan lagi.
“Saya menjalankan hak saya sebagai warga negara untuk memilih dan dipilih sebagai anggita legislatif maupun eksekutif,” demikian Nur Fitriana usai menyerahkan formulir Bacabup di sekretariat Desk Pilkada PKB Sumenep Kamis, 14 November 2019.

Nur Fitriana menambahkan, sebagai kader parpol, pihaknya mengaku selalu siap dalam loyalitas seorang kader. Termasuk ketika harus bertarung dalam Pilkada Sumenep tahun depan.
“Insya Allah, sebagai kader PKB siap selalu,” imbuhnya dengan ekspresi serius.
Politisi cantik yang karib dipanggil Bunda Fitri ini juga mengapresiasi pemerintahan Bupati Busyro yang sudah berjalan baik dan perlu ditrtuskan dengan program yang sudah dimatangkan.
“Pemerintahan yang sudah berjalan positif, perlu diteruskan atau dilanjutkan.Apalagi survey menunjukkan kita masih mengungguli calon yang lain,” tutupnya penuh syukur.

Sebelumnya, KH. A. Busyro Karim mewakili Bunda Fitri mengambil formulir pendaftaran Bacabup di Desk Pilkada PKB Sumenep, JL Imam Bonjol, Pamolokan, Sumenep, Rabu malam, 13 November 2019, sekitar pukul 20.18 WIB. Nurfitriana masuk urutan ke delapan yang mengambil formulir pendaftaran Bacabup dan Bacawabup di Desk Pilkada PKB Sumenep Madura, Jawa Timur. (*)
Editor:Ferry Arbania





![Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose] Kodim 0827/Sumenep menggelar upacara bendera 17an bulan April 2026 di Lapangan Upacara Makodim 0827/Sumenep. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Dandim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada dan diikuti seluruh jajaran personel Kodim, Senin (20/4/2026). [Foto: Dok. Kodim Sumenep for Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776667033/upacara-17an-kodim-0827-sumenep-april-2026_wuyqj7.jpg)
![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)