
MADURA EXPOSE:
Berbagai permasalahan timbul terhadap barang sitaan dan barang rampasan negara meski hukuman sedang dijalani atau bahkan sudah dilewati oleh terpidana.
_”Permasalahan apa dan kendala apa saja yang dihadapi dalam mengelola basan baran terutama yang berkaitan dengan instansi terkait ?”Tanya Wahidin,Direktur Pelayanan Tahanan dan Pengelolaan Benda Sitaan dan Barang Rampasan Negara (Direktur Yantah dan Pengelolaan Basan Baran) saat memberikan pengarahan kepada peserta KONSULTASI TEKNIS STANDAR REGISTRASI BENDA SITAAN DAN BARANG RAMPASAN NEGARA.
Acara ini juga dihadiri Suta Widhya SH selaku Ketua Presidium IPMMI di Hotel Santika Premier Jakarta 12 Maret 2018.
_”Mari kita diskusikan dan kita cari pemecahan masalahnya, solusi yang terbaiknya adalah berharap Pemerintah segera mengeluarkan aturan tentang pengelolaan barang-barang sitaan negara yang lebih relevan dengan kondisi yang ada saat ini dengan memberi kewenangan kepada pihak Rupbasan sebagai pengelola basan baran untuk dapat melakukan lelang barang sitaan Negara, sehingga eksekusi atas suatu barang sitaan negara bisa cepat dilakukan”,_ tambah Wahidin dalam pengarahan kepada para staf dan pejabat sebagai pengelola basan baran.
_*”Penumpukan basan baran yang terjadi selama ini membuat nilai ekonomisnya menjadi turun terlalu jauh akibat kerusakan, dalam hal ini pemerintah juga yang kerepotan mengurusi perawatan dan pemeliharaan terhadap basan baran tersebut atas potensi kerugian negara yang ditimbulkan akibat penyusutan nilai barang sitaan”,*_ imbuh Hans Suta, begitu Suta Widhya biasa dipanggil.
Sedangkan anggaran yang tercantum dalam DIPA Rupbasan belum dapat mencukupi untuk merawat semua titipan basan barang yang berasal dari Kepolisian, Kejaksaan, KPK dan instansi penegakan hukum lainnya yang tersimpan dalam Rupbasan.
_”Dengan jalan melelang Basan atau Baran merupakan salah satu solusi yang paling tepat dari upaya menghindari terjadinya penumpukan barang sitaan dan turunnya nilai ekonomis (depresiasi/penyusutan nilai) dari basan atau baran tersebut sehingga potensi kerugian negara atas penyusutan nilai barang sitaan dapat terhindari._
_Sebaiknya basan atau baran yang telah memiliki kekuatan hukum tetap dapat langsung dieksekusi oleh instansi yang menitipkan (Kepolisian,Kejaksaan,KPK,dll) berdasar amar putusan pengadilan._
_Apabila aturan tentang proses lelang telah dibuat dan kewenangannya diserahkan kepada pihak rupbasan, sangat dimungkinkan kondisi basan atau baran yang akan dieksekusi masih sama nilai ekonomisnya pada waktu dititipkan ke pihak Rupbasan”,_ papar Direktur sebelum menutup acara konsultasi baru-baru ini.
(han)

![Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa] Kabar baik! 1.384 JCH Pamekasan resmi siap berangkat haji 2026. Dokumen beres, visa siap, tinggal menunggu waktu keberangkatan. Semoga menjadi haji yang mabrur. [Dok. Istimewa]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776790830/jch-pamekasan-siap-berangkat-haji_cfrc73.jpg)

![Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose] Pastikan distribusi minyak subsidi tepat sasaran! Kapolres Sumenep turun langsung cek stok Minyakita di Pasar Anom. Harga stabil, stok aman, masyarakat tenang. [Dok. Humas Polres Sumenep/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776788312/sidak-minyakita-pasar-anom-sumenep-2026_ora5xq.jpg)
![10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose] 10 hari lagi! Sensus Ekonomi 2026 segera dimulai. Mari warga Sumenep, sukseskan pendataan ini karena data Anda adalah kunci arah pembangunan ekonomi kita ke depan. [Kantor BPS Sumenep: Dok. Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776787040/sensus-ekonomi-2026-bps-sumenep-akurat_ws5jnl.jpg)
![Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose] Polres Sumenep bergerak cepat antisipasi kelangkaan BBM dan stabilitas harga sembako. Sinergi lintas sektoral diperkuat demi pastikan kebutuhan warga Sumenep terpenuhi tanpa gangguan oknum. [Dok. Humas/Media Center/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776786041/polres-sumenep-rakor-bbm-sembako-2026_ck9mx1.jpg?_s=public-apps)
![Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose] Itjenad TNI AD turun langsung ke Sumenep! Verifikasi ketat dilakukan di Yayasan Al-Itqan untuk memastikan program pemenuhan gizi (SPPG) berjalan transparan dan tepat sasaran. Akuntabilitas jadi kunci utama. [Foto: Dok. Kodim Sumenep For Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776767695/itjenad-verifikasi-sppg-yayasan-alitqan-sumenep-2026_ojv6t1.jpg)
