
YALIMO – Pendekatan militer di wilayah konflik kerap menjadi diskursus panjang dalam studi kebijakan publik. Namun, di Kampung Benawa, Yalimo, Satgas Yonif 521/DY mencoba menerjemahkan teori Civil-Military Relations (CMR) melalui tindakan yang jauh dari kesan kaku: berdialog di dalam rumah ibadah.
Pada Minggu (15/3/2026), personel Satgas Yonif 521/DY melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) di Gereja GKI Yoska Yudea. Langkah ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan representasi dari strategi Pembinaan Teritorial (Binter) yang mengedepankan paradigma soft power.
Pendekatan Humanis dalam Administrasi Pertahanan
Dalam perspektif administrasi publik, kehadiran negara di wilayah terpencil seperti Papua Pegunungan menuntut adanya efektivitas pelayanan dan perlindungan. Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E, M.I.P, selaku Dansatgas, tampak memahami betul bahwa stabilitas keamanan tidak bisa dicapai hanya melalui pengawasan fisik, melainkan melalui Social Capital Building (pembangunan modal sosial).
Pembagian kalender kepada jemaat, meski terlihat sederhana, merupakan instrumen symbolic policy untuk menciptakan kehadiran negara secara kontinu di ruang-ruang privat warga. Secara teoretis, hal ini selaras dengan konsep Winning Hearts and Minds, di mana legitimasi aparat di mata publik dibangun melalui interaksi yang setara dan empatik.
Harmoni sebagai Prasyarat Pembangunan
Kehadiran personel TNI yang berbaur dengan jemaat dan tokoh gereja menunjukkan adanya upaya integrasi fungsional. Tokoh masyarakat setempat memberikan apresiasi tinggi, menandakan bahwa saluran komunikasi dua arah telah terbuka.
“Kegiatan ini bertujuan menjalin komunikasi sosial yang baik. Kami menyampaikan pesan kebersamaan dan pentingnya menjaga ketertiban lingkungan,” ujar Letkol Rahadyan.
Ditinjau dari teori Manajemen Konflik, pendekatan ini merupakan bentuk pencegahan dini (early prevention) terhadap potensi disintegrasi. Dengan memperkuat hubungan di level akar rumput melalui institusi keagamaan, Satgas Yonif 521/DY sedang meletakkan fondasi stabilitas yang diperlukan agar roda administrasi pemerintahan di tingkat kampung dapat berjalan tanpa hambatan keamanan.



![Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose] Penyidikan dugaan kasus dana hibah APBD Jatim tahun anggaran 2021-2022 terus bergulir. Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan maraton terhadap 13 orang saksi di Mapolres Bangkalan.[Dok.KPK.go.id/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776447062/KPK_Periksa_13_Saksi_Hibah_Jatim_di_Bangkalan_vpmtwh.jpg)
![asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose] asi Humas Polres Sampang saat merilis Spesialis pencuri utilitas ini diringkus Satreskrim Polres Sampang usai beraksi di Kafe Lyco Go, Jalan Teuku Umar.[Foto: Dok.Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776445387/pencurian-meteran-pln-sampang-kafe-lyco-go_mnxiuy.jpg)
![Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI] Warga Dusun Tapakerbau saat melakukan penghalauan terhadap ekskavator di kawasan pesisir Desa Gersik Putih sebagai bentuk pertahanan atas kedaulatan ruang hidup. [lustrasi Gambar: Dok. Madura Expose/AI]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776341864/konflik-reklamasi-gersik-putih-sumenep-2026_xko890.jpg)
![Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose] Transnasional Crime: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto saat memimpin konferensi pers hasil uji laboratoris 27,8 kg kokain bermerek 'Bugatti' yang ditemukan di pesisir Giligenting, Sumenep. Langkah ini merupakan bagian dari transparansi Polri dalam mengusut tuntas jaringan narkotika internasional di wilayah maritim Madura. [Foto: Dok. Humas Polda Jatim/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776344589/konferensi-pers-polda-jatim-temuan-kokain-bugatti-sumenep-2026_ogblmd.jpg)
![Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose] Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, saat menguraikan jembatan filosofis perencanaan pembangunan dalam forum sarasehan bersama mahasiswa di Ruang Potret Koneng. [Foto: Dok. Istimewa/Madura Expose]](https://res.cloudinary.com/dgppnssgm/image/upload/fl_preserve_transparency/v1776320414/bappeda-sumenep-sarasehan-bem-arah-pembangunan-2026_tmgogq.jpg)
