Strategi Kalender dan Kursi Gereja di Benawa

Terbit: 16 Maret 2026 | 18:55 WIB

YALIMO – Pendekatan militer di wilayah konflik kerap menjadi diskursus panjang dalam studi kebijakan publik. Namun, di Kampung Benawa, Yalimo, Satgas Yonif 521/DY mencoba menerjemahkan teori Civil-Military Relations (CMR) melalui tindakan yang jauh dari kesan kaku: berdialog di dalam rumah ibadah.

Pada Minggu (15/3/2026), personel Satgas Yonif 521/DY melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) di Gereja GKI Yoska Yudea. Langkah ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan representasi dari strategi Pembinaan Teritorial (Binter) yang mengedepankan paradigma soft power.

Pendekatan Humanis dalam Administrasi Pertahanan

Dalam perspektif administrasi publik, kehadiran negara di wilayah terpencil seperti Papua Pegunungan menuntut adanya efektivitas pelayanan dan perlindungan. Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata, S.E, M.I.P, selaku Dansatgas, tampak memahami betul bahwa stabilitas keamanan tidak bisa dicapai hanya melalui pengawasan fisik, melainkan melalui Social Capital Building (pembangunan modal sosial).

Pembagian kalender kepada jemaat, meski terlihat sederhana, merupakan instrumen symbolic policy untuk menciptakan kehadiran negara secara kontinu di ruang-ruang privat warga. Secara teoretis, hal ini selaras dengan konsep Winning Hearts and Minds, di mana legitimasi aparat di mata publik dibangun melalui interaksi yang setara dan empatik.

Harmoni sebagai Prasyarat Pembangunan

Kehadiran personel TNI yang berbaur dengan jemaat dan tokoh gereja menunjukkan adanya upaya integrasi fungsional. Tokoh masyarakat setempat memberikan apresiasi tinggi, menandakan bahwa saluran komunikasi dua arah telah terbuka.

“Kegiatan ini bertujuan menjalin komunikasi sosial yang baik. Kami menyampaikan pesan kebersamaan dan pentingnya menjaga ketertiban lingkungan,” ujar Letkol Rahadyan.

Ditinjau dari teori Manajemen Konflik, pendekatan ini merupakan bentuk pencegahan dini (early prevention) terhadap potensi disintegrasi. Dengan memperkuat hubungan di level akar rumput melalui institusi keagamaan, Satgas Yonif 521/DY sedang meletakkan fondasi stabilitas yang diperlukan agar roda administrasi pemerintahan di tingkat kampung dapat berjalan tanpa hambatan keamanan.

Avatar

administrator

www.maduraexpose.com | Mengawal Kepastian Hukum

Related Posts

Kodim Sumenep Serahkan Truk Operasional KDKMP, Perkuat Ekonomi Desa

Terbit: 28 April 2026 | 12:19 WIB SUMENEP – Langkah strategis ditempuh Kodim 0827/Sumenep dalam memperkuat urat nadi perekonomian perdesaan. Penyerahan satu unit truk operasional kepada Kelompok Daerah Kerja Mandiri…

Dandim Sumenep Gaspol: Jembatan Ambunten & Bedah Rumah Warga

Terbit: 26 April 2026 | 11:31 WIB SUMENEP – Komitmen TNI dalam mengakselerasi pembangunan infrastruktur dan pengentasan hunian tidak layak di Sumenep kian nyata. Dandim 0827/Sumenep, Letkol Inf Citra Persada,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *